FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Subspesialis Penyakit Dalam peminatan Gastroenterohepatologi, Dr. Rio Pranata, SpPD, yang berhasil meraih penghargaan Best Poster Research dalam rangkaian Kongres Nasional (KONAS) dan Pertemuan Ilmiah Nasional (PIN) PPHI, PGI, dan PEGI Tahun 2026. Penghargaan tersebut diraih pada 22 Juli 2026 di The Alana Yogyakarta & Convention Center melalui presentasi penelitian di hadapan klinisi, akademisi, peneliti, dan tenaga kesehatan bidang gastroenterologi, hepatologi, serta endoskopi gastrointestinal.
Penghargaan Best Poster Research menjadi bentuk apresiasi terhadap kualitas penelitian yang dipresentasikan oleh Dr. Rio Pranata dalam forum ilmiah nasional tersebut. Pencapaian ini menunjukkan kemampuan peserta didik dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan permasalahan klinis sekaligus menyampaikan hasil penelitian secara sistematis dan mudah dipahami.
Poster ilmiah tidak hanya menjadi media untuk menampilkan hasil penelitian, tetapi juga menjadi sarana untuk mengomunikasikan gagasan dan temuan kepada komunitas ilmiah. Dalam forum yang mempertemukan berbagai kalangan dengan latar belakang keilmuan gastroenterologi, hepatologi, dan endoskopi gastrointestinal, kemampuan menyajikan penelitian secara ringkas, jelas, dan berbasis bukti menjadi bagian penting dari proses akademik.
Sebagai peserta didik Program Studi Subspesialis Penyakit Dalam dengan peminatan Gastroenterohepatologi, capaian Dr. Rio Pranata turut mencerminkan proses pengembangan kompetensi yang mengintegrasikan pendidikan dan penelitian. Keterlibatan dalam forum ilmiah memberikan ruang bagi peserta didik untuk menguji hasil pemikirannya melalui penyampaian penelitian sekaligus mendapatkan perspektif dari komunitas akademik dan klinis.
Pengalaman tersebut juga berkontribusi terhadap penguatan kemampuan berpikir kritis dan ilmiah. Penelitian yang berangkat dari persoalan klinis membutuhkan proses analisis yang sistematis agar temuan yang dihasilkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap suatu permasalahan. Dalam konteks pendidikan subspesialis, proses tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk tenaga medis yang tidak hanya memiliki kompetensi klinis, tetapi juga mampu mengembangkan dan memanfaatkan bukti ilmiah dalam praktik.
Keterlibatan peserta didik dalam kegiatan ilmiah nasional juga mendukung pengembangan budaya riset di lingkungan FK-KMK UGM. Forum seperti KONAS dan PIN menjadi ruang untuk mempertemukan hasil penelitian dengan kebutuhan serta perkembangan praktik klinis. Pertukaran gagasan yang berlangsung di dalamnya dapat memperluas wawasan sekaligus mendorong munculnya penelitian yang semakin relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan pendidikan subspesialis, penelitian, dan pelayanan kesehatan berbasis bukti. (Kontributor: Siwi Ratri).



