FK-KMK UGM. Dosen Departemen Biokimia, Dr. rer.nat. Risky Oktriani, S.Si., M.Biotech., M.Sc., berpartisipasi dalam Kick-Off Meeting Pusat Kolaborasi Riset Precision Oncology based Omics (PKR PrOmics) untuk memperkuat jejaring dan peluang kerja sama penelitian kanker dengan perguruan tinggi serta lembaga riset di Indonesia. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk kunjungan kerja dan pertemuan awal tersebut dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026, di Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (SITH ITB), Bandung, Jawa Barat.
PKR PrOmics merupakan pusat kolaborasi riset yang melibatkan FK-KMK UGM, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Pusat kolaborasi yang diketuai oleh Prof. dr. Sofia Mubarika, M.Med.Sc., Ph.D. tersebut telah membangun jejaring penelitian dengan sejumlah institusi yang memiliki perhatian pada pengembangan riset kanker.
Pertemuan di ITB menjadi langkah awal untuk memperluas komunikasi dan menyelaraskan arah penelitian antara PKR PrOmics dengan SITH serta Fakultas Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB. Forum ini juga menjadi ruang untuk mengidentifikasi potensi kerja sama strategis dalam pengembangan penelitian precision oncology, terutama melalui pemanfaatan pendekatan berbasis omics.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh peneliti dan akademisi dari berbagai institusi yang memiliki fokus pada pengembangan riset kanker di Indonesia. Pertukaran gagasan dalam pertemuan diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih terarah, sekaligus mempertemukan kepakaran dari berbagai bidang untuk menjawab tantangan penelitian kanker yang semakin kompleks.
Selain diskusi, rangkaian kunjungan kerja mencakup pemetaan kapasitas sumber daya yang dimiliki institusi mitra. Para peserta memperoleh gambaran mengenai fasilitas laboratorium dan teknologi pendukung penelitian yang tersedia. Pemetaan ini menjadi bagian penting untuk melihat potensi pemanfaatan fasilitas secara bersama, pertukaran keahlian, serta pengembangan kegiatan penelitian yang dapat dilakukan secara kolaboratif.
Kolaborasi lintas institusi menjadi semakin penting dalam pengembangan precision oncology karena pendekatan tersebut membutuhkan dukungan berbagai bidang keilmuan dan teknologi. Pertemuan antara PKR PrOmics dengan peneliti di ITB menjadi salah satu upaya untuk mempertemukan sumber daya dan kepakaran yang dapat saling melengkapi dalam pengembangan penelitian kanker.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan riset kesehatan dan kanker, serta SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui kolaborasi akademik dan pengembangan pengetahuan lintas institusi. (Kontributor: Risky Oktriani).



