Dosen Anatomi FK-KMK UGM Ikuti Fellowship Endoscopic Spine untuk Penguatan Layanan Minimal Invasif

FK-KMK UGM. Dosen Departemen Anatomi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM), dr. Adam Moeljono, Sp.OT (K) Spine berpartisipasinya dalam kegiatan fellowship internasional di bidang bedah tulang belakang berbasis minimal invasif. Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik sekaligus memperkuat kualitas layanan kesehatan berbasis teknologi dan bukti ilmiah. Kegiatan fellowship dilaksanakan pada periode 21 April hingga 2 Mei 2026 di Daejeon Woori Hospital, Korea Selatan.

Program Fellowship Endoscopic Spine yang diikuti oleh dr. Adam Moeljono, Sp.OT (K) Spine ini berfokus pada pengembangan teknik endoscopic spine surgery, termasuk pendekatan uniportal dan unilateral biportal endoscopy. Kegiatan ini juga diikuti oleh para ahli bedah tulang belakang dari berbagai negara, sehingga menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan pengalaman klinis dalam skala internasional.

Selama mengikuti program, peserta terlibat dalam berbagai kegiatan akademik dan klinis yang terstruktur, mulai dari morning conference, diskusi kasus praoperatif, hingga observasi langsung tindakan bedah dengan volume kasus yang tinggi. Prosedur yang diamati mencakup teknik decompression berbasis unilateral biportal endoscopy, endoscopic discectomy, hingga selected endoscopic fusion. Seluruh rangkaian kegiatan menekankan pentingnya alur operasi yang sistematis, teknik dekompresi saraf yang presisi, serta strategi pencegahan komplikasi dalam praktik klinis.

Selain itu, sesi akademik berupa kuliah dan diskusi interaktif memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait indikasi klinis, pemilihan pasien, serta pendekatan anatomi dalam bedah endoskopi. Pendekatan pembelajaran berbasis observasi dan repetisi kasus memungkinkan peserta memperoleh gambaran komprehensif mengenai praktik layanan spine di pusat kesehatan dengan volume kasus tinggi dan sistem yang terstandar.

Keikutsertaan dalam program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Departemen Anatomi FK-KMK UGM, baik dalam aspek pendidikan maupun pelayanan kesehatan. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam pengajaran serta praktik klinis di Indonesia, khususnya dalam pengembangan teknik bedah minimal invasif yang semakin dibutuhkan.

Kegiatan ini juga selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan berbasis teknologi dan praktik medis yang aman. SDG 4: Pendidikan Berkualitas tercermin dari penguatan kapasitas dosen melalui pembelajaran internasional yang berbasis pengalaman klinis. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi global dan jejaring profesional dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pelayanan kesehatan. (Kontributor: Adam Moeljono).