Departemen Radiologi FK-KMK UGM Dorong Kompetensi Tenaga Kesehatan melalui Annual Scientific Meeting 2026

FK-KMK UGM. Departemen Radiologi FK-KMK UGM menyelenggarakan kegiatan Annual Scientific Meeting 2026 pada (25/4). Kegiatan ini mengusung tema “Seeing Beyond the Injury : Multimodality Imaging in Trauma Management”. Diselenggarakan di Auditorium FK-KMK UGM, kegiatan ini dihadiri sebanyak 135 peserta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam mengenali berbagai spektrum trauma serta mempertajam kemampuan klinis dalam menentukan indikasi penggunaan setiap modalitas pencitraan seperti radiografi konvensional, ultrasonografi, CT-Scan dan MRI, secara tepat pada kasus trauma.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari dr. Nurhuda Hendra Setyawan., Sp.Rad selaku ketua pelaksana ASM 2026. dr. Nurhuda menjelaskan bahwa kegiatan ASM 206 merupakan kegiatan yang cukup bergensi dengan menghadirkan kolaborasi internasional untuk menguatkan kompetensi. Selain itu, dr. Nurhuda menegaskan kegiatan simposium ini tidak hanya menjari ruang untuk menambah pengetahuan. Melainkan ruang yang cukup luas dalam menjemput momentum memperkuat semangat kolaborasi, diskusi interdisipliner yang konstruktif, serta komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pengembangan di keilmuan radiologi.
“Kepada seluruh peserta, saya mengajak untuk dapat mengikuti acara ini dengan penuh antusiasme. Jadikanlah simposium ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan kompetensi dengan belajar dari pakar internasional,” kata dr. Nurhuda.
Kemudian, kegiatan ini dilanjutkan dengan simbolisme pembukaan dengan pemukulan gong sebagai simbol peresmian kegiatan. Setelahnya kegiatan berlanjut pada pemaparan materi pengantar simposium yang disampaikan oleh Dr.dr. Bambang Supriyadi, Sp.Rad., Subsp. MSK (K), MM dengan materi “Introduction of Imaging in Musculoskeletal Trauma”. Pengantar simposium ini adalah pengalaman penanganan trauma yang cepat dan tepat pada pasien untuk menentukan luaran klinis.
Berikutnya, simposium ini dilanjutkan dengan panel discussion yang menyajikan dua sesi dengan pembicara yang ahli di bidangnya. Pada Sesi I : Early assessment & special population menghadirkan Ting Yong Han, MD; James Thomas Patrick Decourcy Hallinan, MD; dan Dr. dr. Hilmi Muhammad, Sp.OT(K), Subsp.A (K). Sedangkan, pada Sesi II: Soft Tissue & Overuse Injuries menghadirkan Glen Ong Chem Yue, MD; Leong Ying Xin Candice, MD; dan dr. Muhammad Ikhwan Zein, Sp.K.O., Subsp A.L.K.(K), Ph.D.
Kegiatan ini turut mendukung pada komitmen Sustainable Development Goals (SDGs). Di antaranya, SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan komitmen peningkatan kompetensi tenaga kesehatan melalui kolaborasi keilmuan di bidang radiologi pada skala internasional. SDG 4: Pendidikan Berkualitas, dengan menegaskan pentingnya kerja sama lintas keilmuan khususnya pada penanganan trauma pasien untuk memudahkan pelayanan klinis. Serta, SDG 17: Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan, dengan menekankan kolaborasi internasional dalam rangka peningkatan kapasitas keilmuan dan kompetensi klinis di bidang Radiologi (Reporter/Tedy).