FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan Dr Felix Chan dari School of Health Sciences, University of Birmingham. Penerimaan kunjungan dilaksanakan pada Rabu (20/5/2026), di Executive Room, Gedung Pusat FK-KMK UGM. Pertemuan tersebut membahas tentang potensi kerja sama pendidikan.
Dekan FK-KMK UGM, Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSPH, menyambut kehadiran Dr Felix Chan, didampingi oleh Ketua Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM, Prof. Dr. apt. Mustofa, M.Kes. Dosen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM, Dr. Sci. apt. Beni Lestari, M.Bio.Sci, turut mendampingi jalannya kunjungan.
Dalam pertemuan tersebut, Dr Chan mengungkapkan bahwa University of Birmingham dan FK-KMK UGM sempat berkolaborasi dalam melakukan riset kolaboratif di tingkat regional. Namun, belum terjalin kerja sama formal di bidang pendidikan antara kedua pihak.
Dr Chan berharap, University of Birmingham dapat membangun kapasitas dan kerja sama dengan FK-KMK UGM. Dengan kekuatan riset di bidang kedokteran, kesehatan masyarakat, dan farmasi. University of Birmingham membuka peluang kerja sama dengan FK-KMK UGM melalui program fast track atau double degree untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa Indonesia di bidang STEM di University of Birmingham.
Prof. Yodi menyambut baik potensi kerja sama kedua institusi dan sepakat dalam mendukung lebih banyak kerja sama pendidikan antar negara. Dekan FK-KMK UGM tersebut juga membuka peluang untuk bekerja sama dalam exchange atau pengiriman mahasiswa FK-KMK UGM ke University of Birmingham. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui British Council atau Turing Scheme.
Penerimaan kunjungan delegasi University of Birmingham menjadi bagian dari upaya FK-KMK UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera; SDG 4: Pendidikan Berkualitas; SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur; serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kemitraan global ini berkontribusi dalam meningkatkan akses terhadap pendidikan kedokteran, kesehatan masyarakat, dan farmasi serta mendorong inovasi melalui kemitraan global, yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia pada masa depan. (Penulis: Citra/Humas).




