FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM menyelenggarakan kegiatan Pelantikan Dokter Periode III Tahun Akademik 2025/2026 pada Rabu (28/4). Bertempat di Lantai 1, Gedung Grha Sabha Pramana UGM kegiatan ini oleh puluhan peserta yang terdiri dari dokter muda dan keluarganya. Selain itu, kegiatan ini dihadiri oleh beberapa mitra, di antaranya RS Akademik UGM, RSUP Dr. Sardjito, jejaring AHS, KAGAMADOK, Dinas Kesehatan DIY, hingga perwakilan wilayah IDI DIY.
Kegiatan ini diawali dengan pengambilan sumpah dokter baru oleh Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSPH selaku Dekan FK-KMK UGM. Kemudian, dilanjutkan dengan penandatangan sumpah oleh dr. Yofita Diandra Wijaya selaku perwakilan dokter yang dilantik. Kemudian berlanjut dengan penyerahan ijazah kepada dokter. Turut memberikan sambutan Prof. dr. Eggi Arguni, M.Sc., Ph.D., Sp.A(K), selaku Ketua Program Studi Kedokteran FK-KMK UGM. Prof. Eggi menyampaikan bahwa Pelatihan Dokter Periode III Tahun 2025/2026 meluluskan sebanyak 89 dokter. Adapun komposisi dokter muda ini terdiri dari 19 orang laki-laki dan 70 orang perempuan.
“Saya ucapkan selamat atas kelulusan dokter, hingga sekarang ini FK-KMK UGM telah meluluskan sebanyak 11.276 dokter. Adapun jika terbagi dengan proporsi gender terdiri dari 5.225 dokter laki-laki dan 6.051 dokter perempuan,” kata Prof. Eggi.
Berlanjut dengan sambutan dari Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., yang menyampaikan bahwa para dokter perlu untuk memegang teguh moral, etika, dan nama baik almamater. Prof. Yodi juga mengingatkan bahwa, menjadi seorang dokter merupakan sebuah pengabdian seumur hidup dan perlu menjunjung tinggi nilai mengakar kuat, menjulang tinggi bagi bangsa dan dunia.
“Atas nama fakultas, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk mendidik dan meluluskan dokter muda. Selain itu, saya juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah memberikan dukungan emosional,” kata Prof. Yodi
Setelahnya, dilanjutkan dengan sesi motivasi yang disampaikan oleh dr. Stefani Jurgen, MD, selaku perwakilan alumni. dr. Stefani menyampaikan bahwa, selama menempuh pendidikan kedokteran di UGM, banyak nilai-nilai kehidupan yang diajarkan. dr. Stefani berpesan bahwa UGM adalah rumah buat alumni yang telah tersebar untuk mengabdi, sehingga sebagai seorang dokter perlu menjunjung tinggi nilai-nilai di mana ia dididik.
“Banyak jalan pengabdian sebagai seorang dokter, namun perlu dipersiapkan juga kita pasti akan menghadapi kendala. Saya berpesan kendala ini bukanlah akhir pengabdian, melainkan sebuah langkah next step untuk berdampak,” kata dr. Stefani.
Lebih lanjut, sambutan diberikan dr. Maulana Zaki selaku perwakilan dokter muda. dr. Zaki menyampaikan bahwa wisuda ini merupakan momentum baru bagi diri untuk memekarkan kehidupan untuk berdampak. dr. Zaki menegaskan pelantikan dokter muda ini menjadi titik awal terkait pengabdian seumur hidup. Melalui sumpah kedokteran dr. Zaki menekankan, sumpah ini merupakan bentuk pengukuhan dan komitmen dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
“Saya meyakini ke depannya tantangan besar tidaklah mudah. Saya berharap kita tetap dapat konsisten untuk terus memberikan dampak. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih dan mohon maaf kepada seluruh pihak yang berjasa pada proses pendidikan kami,” kata dr. Zaki
Kegiatan ini sejalan dengan komitmen SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera yang menekankan pentingnya pengabdian diri pada kemanusiaan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Serta, SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan menekankan pentingnya pengabdian dengan memegang teguh nilai-nilai almamater sebagai pijakan moral dan etika (Reporter/Tedy).



