FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Artikel Populer dalam Upaya Peningkatan SDGs FK-KMK Tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (29/4/2026) di Ruang 1.1 dan 1.2 Lantai 1 Gedung Pusat FK-KMK UGM. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas penulisan dan publikasi informasi kegiatan FK-KMK UGM di website dan majalah Media Efkagama. Selain itu, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan capaian dan peringkat Sustainable Development Goals (SDGs) di tingkat nasional dan global.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM, dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D, dalam sambutannya mengatakan bahwa 43 program studi, 32 departemen, dan 10 pusat kajian yang ada di FK-KMK tentunya menyelenggarakan berbagai kegiatan yang menjadi ruh fakultas dan memberikan dampak yang luar biasa bagi civitas maupun masyarakat. Namun, dr. Hamim menilai, visibilitas kontribusi yang diberikan oleh FK-KMK masih rendah.
Oleh karena itu, civitas sebagai elemen fakultas perlu lebih banyak menyebarkan hal-hal positif melalui pemberitaan kontribusi yang diberikan fakultas di berbagai level dan dapat dinikmati masyarakat secara umum. “Semoga pelatihan ini dapat mencerahkan bagaimana suatu artikel layak diunggah, apa saja SDGs yang terkait, sehingga masyarakat tahu apa yang sudah dilakukan oleh fakultas,” ujar dr. Hamim.
Pelatihan ini menghadirkan tiga narasumber, antara lain dr. Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed. PhD selaku Pemimpin Redaksi Media Efkagama FK-KMK UGM, Prof. Dr. Ana Nadhya Abrar, M.E.S. sebagai Guru Besar UGM di bidang Jurnalisme, dan Gusti Grehenson, S.K.H. dari Humas UGM Bagian Publikasi dan Pemberitaan. Sebagai pembuka sesi, dr. Yoyo mengenalkan publikasi di Media Efkagama yang tersedia tidak hanya versi cetak, tetapi juga dapat diakses secara digital di website FK-KMK. Terdapat 15 rubrik majalah yang diperkenalkan oleh dr. Yoyo. Harapannya, para civitas yang hadir dapat lebih masif lagi menyebarkan berita baik, sehingga dapat menginspirasi orang lain untuk turut mendistribusikan kabar kebaikan.
“Masing-masing klaster, unit, departemen, dan program studi perlu belajar juga dalam menggunakan media sosial sendiri untuk diisi konten dan publikasi pemberitaan,” dorong dr. Yoyo.
Pada sesi kedua, Prof. Abrar berbagi ilmu kepada para peserta terkait tips menulis Artikel Ilmiah Populer (AIP). Dalam menulis AIP, Prof. Abrar berprinsip pada “80 persen menjalankan rumus, 20 persen mengembangkan imajinasi”. Rumus yang dimaksud mengandung enam hal, antara lain ada sepotong pikiran yang menggugah penulis, menemukan masalah yang akan diangkat, mengetahui bahan yang dibutuhkan, menentukan topic idea, memilih alur yang akan digunakan, dan tulisan dapat mengikat pembaca.
“Namun, menjalankan keenam rumus di atas harus dibarengi dengan imajinasi.Tanpa imajinasi, keenam rumus tersebut tidak akan melahirkan artikel ilmiah populer,” ujar Prof. Abrar.
Sementara itu, Gusti dari Humas UGM memberikan pemaparan tentang penulisan berita. Sebelum menulis berita, para civitas perlu memahami bahwa tujuan menulis berita sebagai pemublikasi kegiatan fakultas adalah meminimalisir berita negatif, mengokohkan posisi UGM, turut menaikkan reputasi UGM, meningkatkan rekognisi UGM tingkat global, meningkatkan pengunjung website dari media sosial, serta meningkatkan jumlah peminat calon mahasiswa dan mitra kerja sama. Gusti juga berbagi wawasan tentang template penulisan artikel SDGs, jenis berita, tips agar tulisan menarik, penulisan judul hingga lead berita, serta pengenalan piramida terbalik dan rubrik berita di situs UGM.
Selain pemaparan materi tentang penulisan artikel, pelatihan juga menghadirkan Yupiter Aryo Putro, S.S. dari tim One Gate System (OGS) FK-KMK UGM untuk menerangkan sistem informasi berbasis web yang berjalan pada OGS serta fitur-fitur terbaru di OGS. Aryo turut memandu para sivitas untuk melakukan praktik langsung menulis dan mengirimkan berita di OGS.
Pelatihan penulisan artikel yang diselenggarakan oleh FK-KMK UGM ini menjadi salah satu wujud kontribusi fakultas dalam mendorong tercapainya SDG 9: Industri, Inovasi dan Infrastruktur, karena peningkatan kapasitas penulisan dan publikasi serta pemanfaatan media sosial dan website menjadi bentuk inovasi komunikasi untuk menyebarluaskan informasi dan visibilitas fakultas. Kegiatan tersebut juga mendorong tercapainya SDG 16: Perdamaian, Keadilan dan Kelembagaan yang Tangguh melalui publikasi positif yang mendukung terciptanya lingkungan yang kondusif bagi perdamaian dan keadilan, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan yang mengimplikasikan kebutuhan akan kolaborasi dan kemitraan dengan berbagai pihak untuk mencapai tujuan tersebut. (Penulis: Citra/Humas).



