Mahasiswa FK-KMK UGM Perdalam Riset Biomedis melalui International Research Exchange Program

FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Kedokteran, Nakami Dhabitah Mulyadi mengikuti International Research Exchange Program di Department of Clinical Sciences and Translational Medicine, University Roma Tor Vergata, Italia. Program yang berlangsung pada 1–30 Oktober 2025 tersebut menjadi sarana bagi Nakami untuk memperoleh pengalaman langsung dalam penelitian biomedis, khususnya penelitian dasar dan translasi di bidang kanker, sekaligus mengembangkan keterampilan teknis, analisis data, komunikasi, dan kolaborasi dalam lingkungan penelitian internasional.

Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap dan sistematis. Kegiatan diawali dengan orientasi kampus dan laboratorium untuk mengenal alur kerja, standar keselamatan, serta berbagai instrumen yang digunakan dalam penelitian. Sebelum terlibat dalam eksperimen, Nakami terlebih dahulu mendapatkan pelatihan dasar mengenai kultur sel. Selama penelitian berlangsung, pendampingan dari supervisor dilakukan secara rutin setiap minggu untuk memastikan setiap tahapan eksperimen berjalan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan.

Substansi penelitian yang dijalani berfokus pada kultur sel kanker dan analisis molekuler. Nakami mempelajari berbagai tahapan penelitian, mulai dari melakukan kultur sel, menyiapkan media dan reagen, hingga memberikan perlakuan berupa obat, inhibitor jalur sinyal, dan polifenol pada sel kanker. Ia juga memperoleh pengalaman menggunakan sejumlah metode analisis, antara lain assay viabilitas, western blot, quantitative PCR (qPCR), dan flow cytometry.

Keterlibatan secara langsung dalam eksperimen memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme seluler yang sebelumnya banyak dipelajari secara teoritis. Melalui hasil eksperimen, Nakami dapat mengamati perubahan pada jalur sinyal intraseluler akibat suatu perlakuan serta melihat bagaimana perubahan tersebut tercermin melalui viabilitas, morfologi, dan ekspresi molekuler sel. Pengalaman tersebut membuat konsep yang dipelajari dalam perkuliahan menjadi lebih konkret karena dapat diamati melalui proses penelitian secara langsung di laboratorium.

Selain keterampilan teknis, program ini turut mengembangkan kemampuan Nakami dalam merancang eksperimen dan menganalisis data. Ia belajar menyusun rancangan eksperimen sederhana, melakukan pencatatan laboratorium secara sistematis, serta mengolah hasil penelitian menggunakan Microsoft Excel dan SPSS. Proses tersebut diperkuat melalui diskusi bersama supervisor yang membantu memahami cara menginterpretasikan hasil penelitian secara ilmiah, objektif, dan kritis.

Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan penelitian di bidang kesehatan, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan kompetensi mahasiswa, dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pengalaman kolaborasi akademik internasional. (Kontributor: Agustina Latifah Hanum, S.Psi).