FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Kedokteran FK-KMK UGM, Muhammad Arkaan Putra Aprilia Darmawan, mengikuti program Exchange Outgoing Clinical Rotation di Department of Urology Medical University of Graz, Austria. Program yang berlangsung selama empat minggu ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar klinis secara langsung di salah satu institusi pendidikan kedokteran terkemuka di Eropa.
Selama mengikuti program tersebut, Arkaan terlibat dalam berbagai aktivitas pembelajaran yang dirancang untuk memperluas pemahaman mengenai pelayanan kesehatan di bidang urologi. Kegiatan mencakup observasi prosedur bedah, pendampingan pelayanan pasien di klinik rawat jalan, serta pembelajaran tata laksana pasien di bangsal rawat inap.
Pada dua minggu pertama, pembelajaran difokuskan pada pengenalan teknik pembedahan, prosedur operatif, dan pemahaman anatomi yang berkaitan dengan bidang urologi. Arkaan berkesempatan mengamati berbagai tindakan operasi dengan pendekatan yang beragam, mulai dari prosedur rekonstruksi, bedah laparoskopi, hingga operasi lain yang berkaitan dengan sistem urogenital.
Memasuki minggu ketiga, fokus pembelajaran beralih pada manajemen pasien serta pemahaman berbagai penyakit yang umum dijumpai di klinik urologi. Sementara itu, pada minggu terakhir, Arkaan mendalami proses perawatan pasien pascaoperasi, termasuk pemantauan kondisi klinis dan pendokumentasian medis di bangsal rawat inap.
Dalam pelaksanaannya, Department of Urology Medical University of Graz menerapkan sistem kerja kolaboratif yang melibatkan dokter spesialis, residen, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Setiap pagi, tim multidisiplin mengadakan morning meeting untuk membahas perkembangan pasien, rencana terapi, serta pembagian tugas pelayanan.
Selain melakukan observasi di ruang operasi, Arkaan juga terlibat dalam berbagai kegiatan pendukung pelayanan, seperti membantu persiapan pasien sebelum tindakan, mengikuti asistensi selama prosedur berlangsung, serta berpartisipasi dalam diskusi klinis bersama staf dan supervisor departemen. Ia juga mempelajari interpretasi hasil laboratorium dan pemeriksaan pencitraan medis yang menjadi dasar dalam penentuan diagnosis dan terapi pasien dengan gangguan urogenital.
Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kompetensi calon tenaga kesehatan yang akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan medis. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui kesempatan belajar internasional yang memperkaya pengalaman akademik dan klinis mahasiswa. Selain itu, SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin melalui kerja sama akademik antara FK-KMK UGM dan Medical University of Graz dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran yang berstandar global dan berkelanjutan. (Kontributor: Agustina Latifah Hanum SPsi).




