FK-KMK UGM. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) FK-KMK UGM bekerja sama dengan Fitness Professional Academy (FPA), didukung HOPE Wellness from Bali Royal Hospital (HW-BRH) serta sejumlah universitas mitra, menyelenggarakan Webinar Muscle is Medicine Seri 5 bertajuk “Resistance Training Upper Body – Pull” secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan, akademisi, praktisi kebugaran, dan masyarakat umum mengenai prinsip latihan resistensi berbasis bukti ilmiah untuk mendukung pencegahan dan manajemen berbagai penyakit kronis.
Penyelenggaraan webinar ini dilatarbelakangi oleh perubahan paradigma kesehatan global dalam satu dekade terakhir yang mulai bergeser dari pendekatan berpusat pada penyakit (disease-centered care) menuju pendekatan yang berfokus pada fungsi tubuh (function-centered care). Dalam perspektif tersebut, massa otot rangka (skeletal muscle mass) semakin diakui sebagai salah satu determinan penting kesehatan metabolik, kapasitas fungsional, dan kualitas hidup sepanjang usia.
Otot rangka kini tidak lagi dipandang hanya sebagai organ penggerak tubuh. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa otot memiliki fungsi sebagai organ metabolik yang berperan dalam regulasi glukosa dan sensitivitas insulin, organ endokrin yang menghasilkan myokines untuk memengaruhi sistem imun dan inflamasi, serta reservoir protein yang mendukung proses pemulihan tubuh. Perannya juga sangat penting dalam menjaga kemandirian fungsional, khususnya pada populasi lanjut usia.
Dalam sesi utama, dr. Tanjung Subrata membawakan materi bertajuk “Resistance Training Upper Body – Pull”. Ia menjelaskan berbagai latihan yang berfokus pada kelompok otot punggung, seperti Wide-Grip Vertical Pulldown, Chin-Up, Neutral-Grip Horizontal Row, dan Barbell Bent-Over Row. Menurutnya, kelompok otot punggung memiliki peran penting dalam gerakan menarik (pull movement), menjaga postur tubuh, menstabilkan tulang belakang, serta mendukung berbagai aktivitas fungsional sehari-hari.
Peserta juga diperkenalkan pada prinsip latihan tarikan vertikal dan horizontal yang bertujuan meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan perkembangan otot tubuh bagian atas. dr. Tanjung menekankan pentingnya menjaga stabilitas tubuh melalui aktivasi otot inti (core), kontrol gerakan, dan penggunaan rentang gerak yang sesuai untuk memaksimalkan manfaat latihan sekaligus mengurangi risiko cedera. Ia menegaskan bahwa kualitas teknik jauh lebih penting dibandingkan penggunaan beban yang terlalu berat.
Pada sesi berikutnya, pembahasan difokuskan pada kelompok otot pendukung gerakan upper body pull, meliputi otot bahu belakang, trapezius, dan bisep melalui latihan Dumbbell Rear Deltoid Fly, Dumbbell Trap Shrug, Dumbbell Biceps Curl, dan EZ Bar Biceps Curl. Kelompok otot tersebut memiliki peran penting dalam mendukung gerakan menarik, menjaga stabilitas bahu, dan meningkatkan kekuatan lengan atas sehingga mampu menunjang performa latihan maupun aktivitas sehari-hari.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan metabolik serta mencegah berbagai penyakit kronis. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyebarluasan pengetahuan berbasis bukti ilmiah kepada tenaga kesehatan, praktisi kebugaran, dan masyarakat. Selain itu, kolaborasi antara institusi pendidikan, organisasi profesional, dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam penyelenggaraan webinar ini sejalan dengan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Kontributor: Yuka Nabila).



