FK-KMK UGM Tegaskan Pentingnya Pemerataan Tenaga Keperawatan pada Pelantikan Ners Baru

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan Pelantikan Ners Periode II Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin (22/6) di Auditorium FK-KMK UGM. Pada pelantikan ini, sebanyak 63 Ners secara resmi diambil sumpahnya.

Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM, dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga kesehatan, khususnya perawat dan ners, masih sangat tinggi di tingkat global. Menurutnya, sejumlah negara saat ini bahkan mengalami kekurangan tenaga keperawatan. Ia menjelaskan bahwa Indonesia pada dasarnya memiliki jumlah perawat dan ners yang cukup besar, namun tantangan utama yang dihadapi adalah distribusi tenaga kesehatan yang belum merata antardaerah.

“Melihat distribusi perawat atau ners, masih ada ketimpangan yang terjadi. Mayoritas perawat atau ners terpusat di Jawa, Bali, dan kota-kota besar provinsi lainnya. Sementara di daerah-daerah, masih banyak kekurangan perawat atau ners. Sehingga, kami sangat mengapresiasi karena hari ini ada lulusan ners dari Papua. Harapannya bisa melayani masyarakat di daerah masing-masing,” ujar dr. Hamim.

Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan FK-KMK UGM, Anggi Lukman Wicaksana, S.Kep., Ns., M.S., Ph.D., menyampaikan bahwa dari total 63 lulusan yang dilantik, sebanyak delapan orang merupakan laki-laki dan 55 orang perempuan. Selain itu, para lulusan mencatatkan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,93 dan rata-rata masa studi profesi selama satu tahun, tiga bulan, dan delapan hari.

Anggi Lukman Wicaksana juga menjelaskan bahwa para lulusan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Sebaran lulusan mencakup Pulau Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, hingga Papua. “Pada lulusan ini, lulusan tersebar di banyak provinsi. Mulai dari Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, dan yang terjauh dari Papua yakni Julianti. Beliau dari Wamena,” ungkapnya.

Pelantikan kali ini merupakan pelantikan ners ke-49 yang diselenggarakan oleh FK-KMK UGM. Hingga periode ini, Program Studi Profesi Ners FK-KMK UGM telah meluluskan sebanyak 2.594 ners. Selain prosesi pengambilan sumpah, kegiatan juga diisi dengan penyerahan kembali lulusan kepada orang tua dan daerah asal, penyematan pin Kagamadok, serta sesi motivasi alumni.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penyediaan tenaga keperawatan profesional yang berperan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan profesi yang menghasilkan lulusan berkompeten dan siap menghadapi tantangan global di bidang kesehatan. SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan melalui upaya mendorong pemerataan distribusi tenaga kesehatan hingga ke daerah-daerah di Indonesia. (Humas/Sitam).