FK-KMK UGM. Banyak persoalan kesehatan tidak hadir dengan gejala yang mudah dikenali. Tekanan darah yang perlahan meningkat, kadar gula yang tidak terkontrol, hingga gangguan pada organ reproduksi kerap baru disadari ketika kondisinya telah berkembang lebih jauh. Berangkat dari kesadaran tersebut, semangat deteksi dini diusung dalam salah satu rangkaian Pekan Raya Medika (PRM) FK-KMK UGM 2026.
Health Promoting University (HPU) FK-KMK UGM bekerja sama dengan Departemen Obstetri dan Ginekologi serta Departemen Ilmu Kesehatan THT-KL FK-KMK UGM menyelenggarakan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) “SEHATI” dan Pemeriksaan Kesehatan pada Jumat (25/9). Kegiatan ini dipusatkan di Selasar Lantai 1 Gedung Tahir Selatan, sementara layanan pemeriksaan spesialis digelar di Klinik SEHATI Lantai 2 gedung yang sama.
Layanan Posbindu “SEHATI” menjadi pintu masuk bagi peserta untuk mengenali kondisi tubuhnya. Melalui pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, dan indeks massa tubuh, peserta dapat mengetahui faktor risiko penyakit tidak menular yang mungkin selama ini luput dari perhatian. Skrining dasar semacam ini penting karena penyakit tidak menular umumnya berkembang secara perlahan dalam jangka waktu panjang tanpa disadari penderitanya.
Tidak berhenti pada skrining umum, kegiatan ini juga menghadirkan pemeriksaan spesialis. Departemen Ilmu Kesehatan THT-KL membuka layanan Bersih-Bersih Telinga sebagai wujud kepedulian terhadap pemeliharaan kesehatan telinga dan fungsi pendengaran sivitas akademika.
Sementara itu, Departemen Obstetri dan Ginekologi menyediakan Skrining USG Obsgyn secara gratis. Layanan tersebut dipadukan dengan agenda edukasi berupa talkshow kesehatan reproduksi yang menyoroti upaya pencegahan kanker serviks. Perpaduan pemeriksaan dan edukasi ini diharapkan tidak hanya memberikan gambaran kondisi kesehatan peserta, tetapi juga membekali perempuan di lingkungan kampus dengan pemahaman untuk menjaga kesehatan reproduksinya secara berkelanjutan.
Selain mengakses layanan kesehatan, peserta juga dapat mengunjungi stan pameran dan mengikuti beragam agenda lain yang menjadi bagian dari kemeriahan PRM 2026. Kehadiran layanan kesehatan di tengah suasana festival ini menunjukkan bahwa upaya promotif dan preventif dapat dikemas secara lebih dekat, ramah, dan mudah dijangkau oleh siapa saja.
Melalui kegiatan ini, FK-KMK UGM menegaskan komitmennya sebagai Health Promoting University sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui deteksi dini penyakit tidak menular, serta SDG 5 tentang Kesetaraan Gender melalui perhatian terhadap kesehatan reproduksi perempuan. Kolaborasi lintas unit dalam penyelenggaraannya juga mencerminkan semangat SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Reporter: Balanca Qolta).




