Student Exchange di Lithuania Perkuat Pengalaman Klinis Mahasiswa FK-KMK UGM

FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Kedokteran, Aysha Azra Natila mengikuti program student exchange di Lithuanian University of Health Sciences (LSMU), Kaunas, Lithuania. Program yang berlangsung pada 6–31 Oktober 2025 tersebut menjadi ruang pembelajaran bagi Aysha untuk memperluas pengalaman akademik dan klinis sekaligus mengenal sistem pendidikan serta pelayanan kesehatan di Eropa Timur, khususnya melalui kegiatan di Departemen Gastrointestinal Surgery – Hepato-Pancreato-Biliary (HPB).

Selama menjalani exchange, Aysha mengikuti berbagai kegiatan klinis melalui observasi prosedur pembedahan dan diskusi kasus bersama tim medis. Sejumlah prosedur yang diamati mencakup laparoscopic hernioplasty, cholecystectomy, pancreatectomy, termasuk prosedur distal dan Whipple, hepatectomy, gastrectomy, partial gastrectomy, hepaticojejunostomy, liver resection, laparoscopic gastrofundoplication, hemithyroidectomy, partial colon resection, dan laparoscopic splenectomy. Beragam prosedur tersebut memberikan gambaran mengenai luasnya penanganan kasus dalam bidang gastrointestinal surgery dan HPB.

Pembelajaran tidak berhenti di ruang operasi. Aysha juga mengikuti diskusi pagi, ward round, pembacaan jurnal, pembahasan kasus, serta menyusun logbook sebagai bagian dari rangkaian kegiatan akademik. Dalam proses tersebut, diskusi bersama tim multidisiplin mencakup analisis hasil pencitraan, perencanaan sebelum operasi, pengambilan keputusan selama tindakan, hingga pengelolaan pasien setelah operasi. Keterlibatan dalam berbagai aktivitas tersebut memberikan kesempatan untuk memahami proses pelayanan pasien secara lebih menyeluruh.

Salah satu pengalaman penting selama berada di LSMU adalah mengamati penerapan minimally invasive surgery dan pemanfaatan teknologi pembedahan modern. Melalui observasi tersebut, Aysha melihat bagaimana keselamatan pasien, ketepatan tindakan, kolaborasi multidisiplin, serta penerapan evidence-based practice menjadi bagian dari proses pelayanan bedah. Pengalaman ini memberikan perspektif baru mengenai perkembangan teknik dan teknologi pembedahan serta penerapannya dalam praktik kedokteran di lingkungan internasional.

Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan wawasan mengenai praktik pelayanan kesehatan, SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pengalaman pembelajaran klinis internasional, dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pertukaran dan kolaborasi akademik lintas negara. (Kontributor: Agustina Latifah Hanum, S.Psi).