FK-KMK UGM. Program Studi Kedokteran menyelenggarakan kegiatan praktik mengajar bagi mahasiswa sebagai bagian dari pengembangan kompetensi pendidikan, komunikasi, dan promosi kesehatan di SMA Taruna Nusantara Kampus Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada September hingga Desember 2025 dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Kedokteran, Lucy Alfina Damayanti, yang memperoleh pengalaman langsung dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran kepada peserta didik.
Selama praktik berlangsung, Lucy berkesempatan terlibat secara langsung dalam proses pembelajaran di kelas. Kegiatan tidak hanya diarahkan pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong terciptanya interaksi melalui diskusi dan partisipasi aktif siswa. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk menyampaikan informasi secara sistematis sekaligus memastikan materi dapat dipahami dengan baik oleh peserta didik.
Pengalaman mengajar juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya menyesuaikan metode komunikasi dengan karakteristik audiens. Setiap peserta didik memiliki cara belajar dan tingkat pemahaman yang berbeda sehingga penyampaian materi membutuhkan strategi yang fleksibel. Melalui proses tersebut, Lucy dapat mengembangkan kemampuan dalam membangun komunikasi dua arah, mengelola kelas, serta menciptakan suasana pembelajaran yang mendorong siswa untuk berpikir kritis.
Lingkungan belajar di SMA Taruna Nusantara turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Ketersediaan sarana pembelajaran, seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, dan fasilitas multimedia, memungkinkan proses pembelajaran berlangsung secara interaktif. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman praktik yang lebih komprehensif bagi mahasiswa.
Bagi mahasiswa kedokteran, kemampuan mengajar dan menyampaikan informasi merupakan kompetensi yang memiliki relevansi kuat dengan profesi dokter. Dalam praktik pelayanan kesehatan, dokter tidak hanya dituntut mampu melakukan pemeriksaan dan memberikan tata laksana medis, tetapi juga perlu menjelaskan kondisi kesehatan, pilihan penanganan, serta upaya pencegahan kepada pasien dan masyarakat. Karena itu, pengalaman mengajar sejak masa pendidikan dapat menjadi bekal untuk membangun kemampuan komunikasi yang efektif dan edukatif.
Kegiatan tersebut juga mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kemampuan mahasiswa dalam menyampaikan edukasi dan promosi kesehatan. SDG 4: Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui pengalaman pembelajaran yang mengembangkan kompetensi akademik dan keterampilan mengajar. Sementara itu, kolaborasi antara FK-KMK UGM dan SMA Taruna Nusantara mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kerja sama antarlembaga pendidikan. (Kontributor: Agustina Latifah Hanum, S.Psi).




