FK-KMK UGM. Center for Reproductive Health (Kespro UGM), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) bekerja sama dengan Burnet Institute menyelenggarakan rangkaian pelatihan penelitian dalam program “Transdisciplinary Co-design of Acceptable, Cost-effective and Scalable Contraceptive Self-care Solutions to Reduce Unintended Pregnancy among Adolescents in Indonesia”. Kegiatan yang berlangsung sejak awal Mei hingga pertengahan Juni 2026 di Yogyakarta. Program tersebut didukung oleh NHMRC Ideas Grant dan melibatkan Youth Lab Indonesia sebagai tim peneliti muda yang berperan aktif dalam seluruh proses penelitian.
Pelaksanaan program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas generasi muda dalam melakukan penelitian kesehatan reproduksi yang berbasis bukti, partisipatif, dan berorientasi pada kebutuhan remaja. Melalui pendekatan transdisipliner, peserta tidak hanya dibekali keterampilan metodologis, tetapi juga diajak memahami berbagai aspek sosial, budaya, dan psikologis yang memengaruhi pengambilan keputusan terkait kesehatan reproduksi pada kelompok usia muda.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelatihan Value Clarification and Action Transformation (VCAT) pada 5–6 Mei 2026. Selanjutnya, pada 7–13 Mei 2026, peserta mengikuti kegiatan co-design materi promosi kontrasepsi. Memasuki pertengahan Mei, kegiatan berlanjut dengan pelatihan mengenai konsep dan pemahaman self-care pada 20–21 Mei 2026. Pada 22 Mei dan 2–3 Juni 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pemetaan penyedia layanan kontrasepsi self-care yang mencakup observasi lapangan untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan implementasi layanan di masyarakat.
Pada bulan Juni, fokus pelatihan diarahkan pada penguatan keterampilan penelitian. Pelatihan metode kualitatif dilaksanakan pada 4–10 Juni 2026, sementara pelatihan metode kuantitatif berlangsung pada 11–18 Juni 2026. Dalam kedua sesi tersebut, peserta mempelajari teknik pengumpulan data, analisis penelitian, serta strategi memahami pengalaman remaja secara mendalam melalui pendekatan yang etis dan berbasis bukti. Program kemudian ditutup dengan sesi pembahasan langkah lanjutan pada 19 Juni 2026 sebagai bagian dari persiapan implementasi penelitian berikutnya.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya peningkatan kesehatan reproduksi remaja dan pencegahan kehamilan yang tidak direncanakan. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas peneliti muda dan pengembangan kompetensi penelitian berbasis pengalaman. SDG 5 Kesetaraan Gender melalui peningkatan akses informasi dan layanan kesehatan reproduksi yang lebih responsif terhadap kebutuhan remaja. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui kolaborasi internasional antara FK-KMK UGM, Burnet Institute, dan berbagai pemangku kepentingan. (Kontributor: Yunita Tri Agustin).




