FK-KMK UGM. Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan FK-KMK UGM menyelenggarakan koordinasi awal program pengabdian kepada masyarakat bersama SMP Stella Duce 1 Yogyakarta pada Selasa, 26 Mei 2026. Pertemuan yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi langkah awal implementasi program bertajuk “Pengembangan Model Keberlanjutan Program ASSIST untuk Pencegahan Perilaku Merokok Remaja melalui Pemberdayaan Alumni Peer Supporter”. Kegiatan ini bertujuan membangun kesepahaman antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung keberlanjutan program pencegahan perilaku merokok pada remaja melalui pendekatan pemberdayaan teman sebaya.
Program ini merupakan tindak lanjut dari Program ASSIST (A Stop Smoking in Schools Trial) yang sebelumnya telah melibatkan siswa sebagai peer supporter atau pendukung sebaya dalam kampanye pencegahan merokok di lingkungan sekolah. Melalui program pengabdian ini, FK-KMK UGM berupaya mengembangkan model keberlanjutan yang memungkinkan alumni peer supporter tetap berkontribusi sebagai agen perubahan dan fasilitator bagi generasi siswa berikutnya.
Dalam kegiatan koordinasi tersebut, tim pengabdian FK-KMK UGM yang terdiri atas Ketua Tim sekaligus Ketua Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan, dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D., bersama Tutik Istiyani, S.Sos., Nia Lestari Muqarohmah, S.Kep., Ns., M.P.H., dan Sinta Ristiyanti, S.Pd., M.A., memaparkan latar belakang, tujuan, serta rencana implementasi program. Tim juga menjelaskan pentingnya keterlibatan sekolah sebagai mitra utama dalam mendukung keberhasilan program, termasuk dalam proses pendampingan dan penguatan kapasitas alumni peer supporter.
Pihak SMP Stella Duce 1 Yogyakarta yang diwakili oleh Brigitta Andriani Lestari, S.Pd. selaku penanggung jawab program dan Ansgaria Oscarita Febriani selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas menyambut baik inisiatif tersebut. Dalam sesi diskusi, pihak sekolah memberikan berbagai masukan terkait pelaksanaan program, mekanisme pelibatan alumni peer supporter, serta strategi agar program dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Selain memperkuat edukasi kesehatan, program ini juga memberikan ruang bagi remaja untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama. Alumni peer supporter tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai teladan dalam menerapkan perilaku hidup sehat di lingkungan sosialnya. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu menghasilkan model intervensi yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di sekolah lain.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui upaya pencegahan perilaku merokok pada remaja yang berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan generasi muda. SDG 4 Pendidikan Berkualitas tercermin melalui penguatan kapasitas siswa melalui pendekatan pendidikan sebaya yang partisipatif, inklusif, dan berbasis pemberdayaan. Selain itu, SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diimplementasikan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM dan SMP Stella Duce 1 Yogyakarta dalam membangun lingkungan pendidikan yang mendukung perilaku hidup sehat serta pembangunan kesehatan yang berkelanjutan. (Kontributor: Sinta Ristiyanti).




