FK-KMK UGM Luluskan Lima Dokter Subspesialis Penyakit Dalam Siap Perkuat Layanan Kesehatan

FK-KMK UGM. Program Studi Subspesialis Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) meluluskan lima dokter subspesialis pada wisuda Program Pascasarjana Periode III Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi wisuda dilaksanakan pada Rabu, 22 April 2026 di Grha Sabha Pramana UGM.

Lulusan tersebut terdiri atas dr. Try Nirmala Sari, SpPD, Subsp. GEH (K) dari peminatan Gastroenterohepatologi, serta empat lulusan dari peminatan Endokrinologi Metabolik Diabetes yaitu dr. Puspito Dewi, SpPD, Subsp. EMD (K), dr. Mirza Adhyatma, SpPD, Subsp. EMD (K), dr. Maghdalena, SpPD, Subsp. EMD (K), dan dr. Dhinar Kemas A, SpPD, Subsp. EMD (K). Para lulusan ini berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Bengkulu, Batam, Jawa Tengah, dan Kalimantan.

Bidang peminatan yang ditempuh para lulusan memiliki peran krusial dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat, khususnya terkait penyakit saluran cerna dan hati, serta gangguan metabolik seperti diabetes yang prevalensinya terus meningkat. Dengan kompetensi yang dimiliki, para lulusan diharapkan mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih mendalam.

Seluruh lulusan menyelesaikan masa studi dalam rentang waktu yang sesuai dengan standar pendidikan subspesialis. Hal ini menunjukkan efektivitas sistem pembelajaran yang diterapkan serta komitmen peserta didik dalam menyelesaikan pendidikan secara optimal. Capaian akademik tertinggi diraih oleh dr. Dhinar Kemas A dengan Indeks Prestasi Kumulatif sebesar 3,88. Ia juga tercatat sebagai lulusan tercepat dengan masa studi selama satu tahun tujuh bulan, mencerminkan konsistensi dan dedikasi tinggi selama menjalani proses pendidikan.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen FK-KMK UGM dalam mencetak tenaga subspesialis yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan kesiapan untuk berkontribusi dalam sistem kesehatan nasional. Dengan bertambahnya jumlah tenaga subspesialis yang kompeten, diharapkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia dapat terus meningkat dan menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

Kegiatan ini juga selaras dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui peningkatan jumlah tenaga subspesialis yang kompeten dalam memberikan layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan adanya penyelenggaraan pendidikan subspesialis yang berstandar tinggi dan mampu menghasilkan lulusan unggul serta berdaya saing. (Kontributor: Siwi Ratri).