Dosen FK-KMK UGM Mendapatkan Travel Grant Award dalam ajang The 10th Azalaea Festival Symposium

FK-KMK UGM. Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) memperoleh Travel Grant Award dalam ajang The 10th Azalaea Festival Symposium: International Symposium on “The Molecular Pathomechanisms and Therapeutic Strategies of Rare and Intractable Epilepsies”.  Prestasi ini diraih oleh dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, M.Sc., Ph.D., Sp.A(K). Kegiatan simposium tersebut diselenggarakan pada 27 Maret 2026 di Fukuoka University Hospital, Jepang.

Simposium ini bertujuan untuk membahas perkembangan terbaru mengenai mekanisme molekuler serta pendekatan terapi inovatif pada epilepsi yang tergolong langka dan kompleks. Topik ini memiliki urgensi tinggi mengingat epilepsi pada anak, khususnya yang bersifat refrakter, masih menjadi tantangan dalam praktik klinis dan membutuhkan pendekatan multidisiplin berbasis riset.

Penghargaan Travel Grant Award yang diperoleh menunjukkan bahwa karya ilmiah yang dihasilkan memiliki kualitas dan relevansi yang diakui secara global. Capaian ini juga mempertegas peran akademisi Indonesia dalam kontribusi terhadap pengembangan ilmu kedokteran, khususnya dalam memahami patomekanisme penyakit serta inovasi terapi yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup pasien anak dengan epilepsi.

Capaian Travel Grant Award ini menjadi bukti nyata komitmen FK-KMK UGM dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi di bidang kesehatan anak. Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika lainnya untuk terus berkontribusi di tingkat global serta memperkuat peran Indonesia dalam pengembangan ilmu kedokteran.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya peningkatan kualitas penanganan penyakit neurologis pada anak, khususnya epilepsi kompleks, sehingga berdampak pada peningkatan kualitas hidup pasien. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dari penguatan kapasitas akademik, penelitian, serta partisipasi aktif dalam forum ilmiah internasional yang mendorong pertukaran ilmu pengetahuan. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi global antara peneliti dan institusi dari berbagai negara dalam mengembangkan strategi terapi yang lebih efektif dan inovatif. (Kontributor: Muhammad N. Afif).