FK-KMK UGM. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK), Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menandai momentum penting dalam perjalanan institusinya melalui refleksi perjalanan dinas internasional yang telah berlangsung selama hampir empat dekade. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya dokumentasi, pembelajaran, serta penguatan jejaring global dalam mendukung pengembangan kebijakan kesehatan. Refleksi ini disampaikan pada tahun 2026 sebagai bagian dari penutupan masa tugas Ketua Board PKMK FK-KMK UGM, yang selama ini berperan aktif dalam membangun kolaborasi internasional sejak tahun 1995 hingga 2026.
Selama kurun waktu tersebut, perjalanan dinas internasional dilakukan secara berkala setiap empat hingga lima tahun dengan berbagai tujuan strategis, mulai dari membangun jejaring global, mempresentasikan hasil penelitian di forum internasional, hingga melakukan negosiasi kerja sama lintas negara. Perjalanan awal dimulai pada tahun 1995 ke Budapest, Hongaria, dan Inggris, kemudian berlanjut ke Amerika Serikat pada tahun 2000, negara-negara Asia pada tahun 2005, Australia pada tahun 2008, serta Eropa dan Amerika Serikat pada tahun 2012 dan 2017. Aktivitas ini sempat terhenti pada masa pandemi COVID-19, sebelum kembali dilanjutkan dalam konteks peran baru di tingkat nasional pada tahun 2021.
Dalam setiap perjalanan, peran yang diemban tidak hanya sebagai representasi institusi, tetapi juga sebagai penggerak utama dalam memperkuat posisi FK-KMK UGM di tingkat global. Setiap kegiatan menghasilkan luaran yang terukur, baik dalam bentuk kerja sama, pertukaran pengetahuan, maupun pengembangan program. Seluruh proses tersebut dilengkapi dengan tindak lanjut yang sistematis, sehingga setiap investasi perjalanan memiliki nilai manfaat yang dapat dipertanggungjawabkan, termasuk dari sisi Return on Investment.
Meskipun tidak seluruh upaya menghasilkan capaian optimal, sebagian besar perjalanan dinas memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kepercayaan mitra, baik di dalam maupun luar negeri. Kepercayaan tersebut menjadi fondasi penting dalam pengembangan berbagai program strategis di bidang kebijakan dan manajemen kesehatan.
Perjalanan dinas tahun 2026 menjadi penutup dari rangkaian panjang kepemimpinan sebagai Ketua Board PKMK. Setelah periode ini, estafet kepemimpinan akan dilanjutkan oleh Dr. Lutfan sebagai Kepala Departemen HPM ex-officio sekaligus Ketua Board yang baru. Perubahan ini menandai dimulainya fase baru dalam pengelolaan PKMK, dengan harapan keberlanjutan program tetap terjaga melalui kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif.
Ke depan, hasil dari perjalanan dinas terakhir ini akan dilanjutkan melalui mekanisme persetujuan dan koordinasi bersama pimpinan baru. Dalam lima tahun mendatang, peran akan bergeser menjadi anggota yang tetap berkontribusi dalam proses tindak lanjut, terutama dalam menjaga kesinambungan jejaring dan implementasi program.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kebijakan kesehatan berbasis kolaborasi global yang berdampak pada peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dari pertukaran ilmu pengetahuan, pembelajaran lintas negara, serta pengembangan kapasitas akademik dan profesional. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui pembangunan jejaring internasional yang berkelanjutan antara institusi pendidikan, pemerintah, dan mitra global dalam menghadapi tantangan kesehatan bersama. (Kontributor: Laksono Trisnantoro).




