PKKA-PRO FK-KMK UGM Laksanakan Monitoring Riset Rotavirus untuk Tingkatkan Kualitas Penelitian di Lombok Barat

FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak (PKKA-PRO) menyelenggarakan Site Monitoring Visit (SMV) dalam pelaksanaan Studi Rotavirus Acute Gastroenteritis (RVGE) di RSUD Patut Patuh Patju, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan yang dilaksanakan pada 7 Juli 2026 tersebut menjadi bagian dari monitoring berkala yang dilakukan PKKA-PRO FK-KMK UGM di berbagai lokasi penelitian. Selain mengevaluasi kepatuhan terhadap protokol penelitian, monitoring juga bertujuan memperkuat kapasitas tim peneliti di lapangan sekaligus memastikan sistem dokumentasi, pengelolaan data, dan pelaksanaan penelitian berjalan sesuai standar internasasional.

Tim monitoring dipimpin oleh Prof. dr. Jarir At Thobari, D.Pharm., Ph.D. selaku monitor, didampingi Prof. Dr. dr. Hera Nirwati, M.Kes., Sp.MK(K) sebagai Co-Principal Investigator, apt. Sarah Ulfa, S.Farm., MPH sebagai monitor, Hana Yesica Surbakti, MPH sebagai Person in Charge (PiC), serta Hesti Indriyatna, S.Kep., Ns. sebagai asisten peneliti. Kehadiran tim PKKA-PRO disambut oleh Direktur RSUD Patut Patuh Patju, dr. H. Suriyadi, Sp.An, bersama jajaran manajemen rumah sakit yang turut mendukung pelaksanaan penelitian.

Selain manajemen rumah sakit, kegiatan juga melibatkan tim penelitian RSUD Patut Patuh Patju yang dipimpin oleh dr. Putu Andina Pramitasari, M.Biomed., Sp.A selaku Site Investigator. Tim tersebut didukung oleh berbagai profesi kesehatan, mulai dari dokter, perawat, laboran, petugas rekam medis, enumerator, hingga perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat yang membidangi program imunisasi dan pengendalian diare. Kolaborasi lintas profesi ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan penelitian di setiap tahapan.

Selama proses Site Monitoring Visit, tim PKKA-PRO FK-KMK UGM melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen penelitian, meliputi Investigator Site File (ISF), Laboratory Site File (LSF), serta berbagai dokumen pendukung lainnya. Tim juga melaksanakan Source Document Verification (SDV) untuk memastikan kesesuaian antara data yang tercatat dalam electronic Case Report Form (e-CRF) dengan dokumen sumber penelitian.

Tidak hanya melakukan verifikasi dokumen, tim monitoring juga meninjau kesiapan fasilitas penelitian, mulai dari laboratorium, ruang penyimpanan dokumen, sistem penyimpanan logistik penelitian, hingga mekanisme pengelolaan data. Evaluasi tersebut bertujuan memastikan seluruh aspek penelitian memenuhi standar mutu yang telah ditetapkan sehingga kualitas data yang dihasilkan tetap terjaga.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan penelitian kesehatan dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan anak berbasis bukti. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam menerapkan standar penelitian klinis. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui penguatan sistem penelitian, pengelolaan data, dan infrastruktur riset kesehatan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, rumah sakit, dan pemerintah daerah dalam menghasilkan penelitian kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan. (Kontributor: Hana Yesica Subakti, Dhimas Sholikhul Huda).