Open House FK-KMK UGM 2026 Ajak Calon Mahasiswa Menjelajahi Masa Depan di Bidang Kesehatan bersama Program Sarjana hingga Pascasarjana

FK-KMK UGM. Memilih program studi sering kali menjadi keputusan besar pertama yang menentukan arah karier seseorang. Guna membantu calon mahasiswa menimbang pilihan tersebut secara lebih matang, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menggelar Talkshow “Explore Your Future in Medicine, Nursing, and Nutrition” pada Sabtu (26/9) di Auditorium FK-KMK UGM. Kegiatan yang diselenggarakan Humas dan Protokol FK-KMK UGM ini merupakan bagian dari Open House & Faculty Fair Program Sarjana dan Pascasarjana 2026, serta dihadiri siswa SMA, orang tua atau wali, guru, dan mahasiswa.

Membuka sesi program sarjana, Wakil Dekan Bidang Keuangan, Aset, dan SDM FK-KMK UGM, Prof. Dr. dr. Hera Nirwati, M.Kes., Sp.MK(K), menekankan pentingnya informasi yang utuh sebelum calon mahasiswa menjatuhkan pilihan. “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai lingkungan pendidikan sarjana di FK-KMK UGM, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi,” tuturnya.

Gambaran tersebut kemudian diurai oleh tiga ketua program studi, yakni Prof. dr. Eggi Arguni, Sp.A(K), M.Sc., Ph.D. dari Kedokteran, Anggi Lukman Wicaksana, S.Kep., Ns., MS., PhD. dari Keperawatan, serta R. Dwi Budiningsari, S.P., M.Kes., Ph.D. dari Gizi. Dipandu moderator Muhammad Ilham Gibran, ketiganya memaparkan karakter kurikulum, suasana belajar, hingga prospek lulusan masing-masing program studi. Peserta pun antusias memanfaatkan sesi diskusi untuk bertanya langsung kepada narasumber.

Perspektif kemudian diperluas ke jenjang pendidikan lanjutan. Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Alumni, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. dr. Sudadi, Sp.An-TI, Subsp.N.An(K), Subsp.An.R(K), mengingatkan bahwa jalan karier tenaga kesehatan tidaklah tunggal. “Pilihan karier lulusan kedokteran, keperawatan, maupun gizi tidak terbatas pada jalur spesialisasi saja, melainkan terbuka luas melalui program pascasarjana untuk memperdalam keilmuan S1 secara lebih spesifik,” ujarnya.

Pesan itu diperkuat oleh paparan dr. Nur Arfian, Ph.D. mengenai program magister dan doktor, serta dr. Didik Setyo Heriyanto, Ph.D., Sp.PA, Subsp.D.H.B.(K), Kv.R.M.(K) mengenai program spesialis dan subspesialis. Pengalaman nyata turut dibagikan melalui testimoni mahasiswa dari setiap jenjang, salah satunya Brian Arianto Tanu Widjaja, S.Ked., MPH yang menempuh jalur fast track dari S1 Kedokteran ke Magister Kesehatan Masyarakat. Sesi ditutup dengan tanya jawab bersama dr. Hanggoro Tri Rinonce, Ph.D., Sp.P.A., Subsp.U.R.L.(K), Subsp.K.A.(K) serta kuis interaktif melalui Kahoot.

Tak hanya talkshow, peserta juga dapat mengunjungi stan pameran dan mengikuti beragam kegiatan dalam rangkaian Pekan Raya Medika (PRM) 2026. Melalui kegiatan ini, FK-KMK UGM berupaya memperluas akses informasi pendidikan tinggi yang berkualitas sebagai wujud dukungan terhadap SDG 4 Pendidikan Berkualitas. Upaya menyiapkan calon tenaga kesehatan yang kompeten sejak tahap pemilihan studi ini juga menjadi langkah jangka panjang dalam mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera. (Reporter: Balanca Qolta).