FK-KMK UGM. Perpustakaan FK-KMK UGM melakukan pembaruan penataan ruangan untuk menghadirkan suasana belajar dan membaca yang lebih nyaman, beragam, dan sesuai dengan kebutuhan pemustaka. Perubahan tersebut mulai terlihat bagi pemustaka yang berkunjung pada Senin, 7 September 2026, melalui penataan ruang baca yang lebih luas, pilihan tempat belajar yang lebih variatif, serta koleksi buku yang kini ditempatkan secara terpusat.
Salah satu perubahan yang cukup mencolok terlihat pada ruang baca. Area tersebut kini memiliki penataan yang lebih segar dengan desain meja yang beragam dan sentuhan warna yang membuat suasana perpustakaan terasa lebih hidup. Pemustaka tidak lagi hanya menemukan deretan meja dan kursi dengan bentuk yang seragam, tetapi dapat memilih tempat sesuai dengan kebutuhan dan gaya belajar masing-masing.
Pilihan tersebut hadir karena kebutuhan setiap pemustaka dalam menggunakan perpustakaan tidak selalu sama. Sebagian mungkin lebih nyaman belajar sendiri, sementara yang lain membutuhkan ruang untuk berdiskusi atau mengerjakan tugas bersama. Ada pula pemustaka yang lebih mudah berkonsentrasi ketika berada dalam suasana yang santai.
Untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan tersebut, Perpustakaan FK-KMK UGM menyediakan beberapa pilihan area belajar. Pemustaka dapat menggunakan meja individual untuk aktivitas yang membutuhkan konsentrasi, meja bersama untuk belajar atau berdiskusi, maupun meja bersekat bagi mereka yang menginginkan ruang yang lebih personal.
Dengan pilihan ruang yang semakin beragam, perpustakaan tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat untuk duduk dan membaca buku. Pemustaka dapat menentukan sendiri area yang paling sesuai dengan aktivitasnya. Ruang yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk membuka laptop, menyelesaikan tugas, membaca referensi, belajar secara mandiri, hingga berdiskusi bersama.
Perubahan juga dilakukan pada penataan koleksi buku. Saat ini, koleksi buku Perpustakaan FK-KMK UGM ditempatkan secara terpusat di satu lokasi, yaitu di sayap barat lantai 1 gedung perpustakaan. Pemusatan koleksi tersebut membuat area buku lebih mudah dikenali oleh pemustaka sekaligus membantu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai lokasi koleksi yang tersedia.
Pembaruan ini mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan lingkungan belajar yang mendukung aktivitas akademik serta SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan fasilitas penunjang pembelajaran. (Kontributor: Tim Perpustakaan).



