FK-KMK UGM — Upaya FK-KMK UGM dalam memperkuat kerja sama regional di bidang Disaster Health Management terus menunjukkan kemajuan. Hal ini tercermin dalam dua pertemuan penting yang diselenggarakan secara daring pada Maret 2026, yakni The 6th Editorial Board Meeting of the ASEAN Journal of Disaster Health Management (AJDHM) pada 16 Maret dan The 9th Steering Committee Meeting of the ASEAN Academic Network on Disaster Health Management (AANDHM) pada 17 Maret 2026.
Dalam pembukaan agenda Editorial Board Meeting, Prof. Yodi Mahendradhata selaku Ketua Editor Jurnal AJDHM menyampaikan, pertemuan tersebut merupakan kesempatan penting untuk merefleksikan perkembangan berkelanjutan jurnal dan memperkuat upaya kolektif dalam memajukan pengetahuan kesehatan bencana di Kawasan ASEAN. Selanjutnya, dalam pertemuan tersebut, para perwakilan dari negara-negara ASEAN dan mitra seperti Jepang membahas perkembangan publikasi jurnal serta strategi penguatan kualitas ilmiah. Hingga awal 2026, AJDHM telah menerbitkan tiga edisi dengan total 19 manuskrip dan berhasil terindeks di beberapa basis data akademik seperti Google Scholar, Garuda, dan Dimension.
Selain itu, dibahas pula rencana penerbitan Special Issue dengan tema yang lebih luas, seperti kesehatan mental dan ketahanan pangan, guna menarik kontribusi dari lebih banyak peneliti dan praktisi. Setiap negara anggota didorong untuk menyumbangkan satu hingga dua artikel sebagai bagian dari edisi khusus tersebut.
Sementara itu, dalam pertemuan Steering Committee AANDHM, para anggota membahas perkembangan kebijakan dan program regional, termasuk penyusunan Work Programme ASEAN Health Cluster 2 periode 2026–2030 serta rencana implementasi lanjutan dari Plan of Action for Disaster Health Management. Salah satu agenda strategis adalah rencana penyelenggaraan 4th ASEAN Academic Conference on Disaster Health Management (AAC on DHM) pada 2027 yang akan diadakan di Malaysia. Tema yang diusung adalah “Advancing Innovation in Disaster Health Management for a Resilient and Sustainable ASEAN.”
”AAC on DHM merupakan bagian dari komitmen persaudaraan ASEAN untuk memperkuat kerja sama dalam Manajemen Kesehatan Bencana. Inisiatif ini mendukung implementasi ALD-DHM dan POA-nya, khususnya dalam memperkuat pengetahuan dan kolaborasi akademis,” ujar Dr. Hazlina Binti Yahaya selaku perwakilan dari Ministry of Health (MOH) Malaysia saat memaparkan presentasi mengenai persiapan 4th AAC on DHM.
Konferensi ini diharapkan menjadi wadah penting untuk mendorong inovasi, memperkuat jejaring akademik, serta meningkatkan kapasitas kawasan dalam menghadapi krisis kesehatan akibat bencana. Kedua pertemuan tersebut mendorong tercapainya SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan karena menegaskan komitmen negara-negara ASEAN dan mitra untuk terus memperkuat kemitraan global, baik melalui publikasi ilmiah maupun program kolaboratif. Sinergi antara AANDHM, AIDHM, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh dan responsif terhadap bencana di kawasan ASEAN, yang juga mendukung tercapainya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera. (Kontributor: Muhammad Imam Muttaqiin)




