FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Biomedik FK-KMK UGM, Kristin Purnama Dewi, yang meraih Juara 2 Kategori Oral Presentation pada ajang 27th International Meeting on Respiratory Care Indonesia (RESPINA) Conference 2026. Kompetisi ilmiah internasional tersebut berlangsung pada 22–25 Juli 2026 di Shangri-La Hotel, Jakarta, dan diikuti oleh peneliti, akademisi, serta praktisi kesehatan dari berbagai institusi di Indonesia.
Dalam kompetisi tersebut, Kristin mempresentasikan hasil penelitian berjudul “Targeting HIF-1α to Enhance Chemotherapy Sensitivity and Overcome Chemoresistance in Non-Small Cell Lung Cancer: A Systematic Review and Meta-Analysis.” Penelitian tersebut mengangkat isu resistensi kemoterapi pada Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC), yang hingga kini masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam penanganan kanker paru.
Penelitian dilakukan menggunakan metode systematic review dan meta-analysis terhadap 11 studi in vitro yang disusun sesuai pedoman PRISMA 2020. Hasil kajian menunjukkan bahwa HIF-1α (Hypoxia-inducible factor-1 alpha) memiliki peran penting dalam mekanisme resistensi kemoterapi pada sel kanker paru. Modulasi terhadap HIF-1α terbukti mampu menurunkan viabilitas sel kanker secara signifikan sekaligus meningkatkan proses apoptosis, baik pada kondisi hipoksia maupun normoksia.
Temuan tersebut memberikan gambaran bahwa HIF-1α berpotensi menjadi target terapeutik yang menjanjikan untuk meningkatkan sensitivitas kemoterapi sekaligus mengatasi kemoresistensi pada pasien NSCLC. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pengembangan penelitian lanjutan, baik pada tahap praklinis maupun klinis, sehingga dapat mendukung lahirnya terapi kanker yang lebih efektif dan berbasis bukti ilmiah.
Pencapaian ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan penelitian yang berpotensi meningkatkan efektivitas terapi kanker dan kualitas layanan kesehatan. SDG 4 Pendidikan Berkualitas dengan mendorong mahasiswa menghasilkan riset unggul serta berkompetisi di forum ilmiah internasional. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan inovasi riset biomedis berbasis bukti yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan. (Kontributor: Intan Salsabila).




