FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Studi Kedokteran, Delinda Vega Olivia Nancy Suseno melaksanakan magang di Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta. Kegiatan magang ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung berbagai aspek pelayanan kesehatan, baik dari sisi klinis maupun manajerial, melalui rotasi di sejumlah unit strategis rumah sakit.
Selama menjalani program magang, Delinda memperoleh pengalaman yang komprehensif dengan mengikuti berbagai aktivitas di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Instalasi Farmasi, Instalasi Radiologi, Poli Bedah, serta Unit BPJS dan Administrasi Pelayanan. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana sistem pelayanan kesehatan rumah sakit berjalan secara terintegrasi untuk mendukung pelayanan yang aman, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Pada rotasi di Instalasi Gawat Darurat, Delinda mempelajari proses penanganan pasien dengan kondisi akut yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat. Ia terlibat dalam kegiatan observasi dan asistensi penanganan pasien, termasuk memahami proses primary survey, pengukuran tanda vital, serta beberapa prosedur medis sederhana di bawah supervisi tenaga kesehatan. Selain itu, ia juga memperoleh pemahaman mengenai sistem triase dan alur rujukan pasien yang menjadi bagian penting dalam pelayanan kegawatdaruratan.
Pengalaman berikutnya diperoleh di Instalasi Farmasi. Pada unit ini, Delinda mempelajari berbagai tahapan pengelolaan obat, mulai dari perencanaan kebutuhan, penyimpanan, distribusi, hingga pelayanan resep kepada pasien. Melalui kegiatan tersebut, ia memahami pentingnya penggunaan obat secara rasional serta sistem administrasi farmasi yang mendukung keselamatan pasien dan mutu pelayanan kesehatan.
Di Instalasi Radiologi, Delinda berkesempatan mengamati berbagai pemeriksaan penunjang, seperti radiografi dan ultrasonografi. Ia mempelajari indikasi pemeriksaan, alur pelayanan radiologi, serta prinsip-prinsip keselamatan radiasi yang wajib diterapkan untuk melindungi pasien maupun tenaga kesehatan. Pengalaman ini memperluas wawasannya mengenai peran penting pemeriksaan diagnostik dalam mendukung pengambilan keputusan klinis.
Sementara itu, pada rotasi di Poli Bedah, Delinda mengikuti pelayanan pasien rawat jalan, baik sebelum maupun setelah tindakan operasi. Ia mengamati berbagai tindakan medis minor, evaluasi luka pascaoperasi, serta proses edukasi pasien terkait perawatan lanjutan. Kegiatan tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya komunikasi efektif antara tenaga kesehatan dan pasien dalam mendukung keberhasilan terapi.
Delinda juga mempelajari aspek administrasi pelayanan kesehatan melalui penempatan di Unit BPJS dan Administrasi Pelayanan. Pada unit ini, ia memahami mekanisme rujukan berjenjang, proses verifikasi administrasi pasien, sistem klaim pelayanan kesehatan, serta koordinasi antara rumah sakit dan penyelenggara jaminan kesehatan. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa tata kelola administrasi yang baik merupakan bagian penting dalam memastikan akses pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, karena mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan kompetensi calon tenaga medis yang memahami sistem pelayanan secara menyeluruh. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan pengalaman belajar berbasis praktik yang memperkaya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan yang unggul dan profesional. (Kontributor: Agustina Latifah Hanum SPsi).



