FK-KMK UGM. Departemen Farmakologi dan Terapi menerima Theodora Akkari, mahasiswa asal Belgia dari Erasmus University College Brussels, yang mengikuti Program Elektif selama tiga minggu pada periode April–Mei 2026. Kehadiran mahasiswa internasional ini menjadi salah satu bentuk komitmen FK-KMK UGM dalam membangun lingkungan akademik yang inklusif sekaligus memperluas kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi di tingkat internasional.
Selama mengikuti program di Departemen Farmakologi dan Terapi, Theodora menjalani berbagai aktivitas penelitian biomedis di bawah bimbingan dr. Dwi Aris Agung Nugrahaningsih, M.Sc., Ph.D. Melalui pendampingan tersebut, ia memperoleh pengalaman langsung dalam suasana penelitian yang aktif, kolaboratif, dan berbasis pengembangan ilmu pengetahuan.
Salah satu materi yang menjadi fokus pembelajaran adalah teknologi CRISPR-Cas9, yaitu metode rekayasa genetika modern yang digunakan untuk memodifikasi maupun menonaktifkan gen tertentu guna memahami fungsi gen dalam sel. Selama proses penelitian, Theodora mempelajari berbagai tahapan penting, mulai dari persiapan eksperimen, pengenalan desain gene knockout, hingga pengamatan hasil manipulasi genetik pada kultur sel.
Selain mempelajari teknologi CRISPR-Cas9, Theodora juga mengikuti berbagai kegiatan laboratorium lain yang menjadi fondasi penelitian biomedis. Ia mendalami teknik kultur sel untuk mempelajari respons sel terhadap berbagai perlakuan dalam kondisi yang terkontrol. Tidak hanya itu, ia juga memperoleh pengalaman melakukan isolasi DNA dari sampel darah, mulai dari proses ekstraksi materi genetik hingga analisis menggunakan metode elektroforesis untuk mengevaluasi kualitas DNA serta memisahkan fragmen genetik.
Rangkaian kegiatan tersebut memberikan pengalaman praktis mengenai berbagai teknik dasar yang banyak diterapkan dalam penelitian biomedis modern. Melalui keterlibatan langsung dalam setiap tahapan penelitian, peserta tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mengembangkan keterampilan laboratorium yang mendukung penguasaan metode penelitian mutakhir di bidang ilmu kesehatan.
Kegiatan ini mendukung SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyediaan pengalaman pembelajaran dan penelitian yang berkualitas bagi mahasiswa internasional. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan riset biomedis dan pemanfaatan teknologi molekuler modern dalam pengembangan ilmu kesehatan. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi akademik internasional antara FK-KMK UGM dan institusi pendidikan tinggi dari berbagai negara. (Kontributor: Sudi Indra Jaya).




