FK-KMK UGM. Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan menerima courtesy visit bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) Indonesia sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan MEALS Mini-Pilot Project. Kunjungan berlangsung selama dua hari, pada 29–30 Juli 2026 di Gedung Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM ini melibatkan tim peneliti FK-KMK UGM dan perwakilan JICA Indonesia sebagai mitra strategis dalam pengembangan program.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan FK-KMK UGM sekaligus Ketua Tim Konsultan MEALS Mini-Pilot Project, dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D., bersama tim yang terdiri atas Prof. Dr. Lily Arsanti Lestari, S.T.P., M.P., Prof. Dr. Siti Helmyati, DCN, M.Kes., Setyo Utami Wisnusanti, S.Gz., M.P.H., Ph.D., Tutik Istiyani, S.Sos., Hafizha Ulya Nafi’u, S.K.M., M.P.H., dan Isna Nur Qurota A’yun, S.Gz., Dietisien. Sementara itu, tim JICA Indonesia diwakili oleh Yu Nakahira, Ayaka Takagi, Diannisa Damar Rahmahani, dan Ulfa Kurniati.
Dalam sambutannya, dr. Bagas Suryo Bintoro menyampaikan apresiasi atas kunjungan JICA Indonesia dan berharap pertemuan tersebut semakin memperkuat kemitraan yang telah terjalin. Menurutnya, koordinasi yang baik sejak tahap persiapan menjadi fondasi penting untuk memastikan penelitian dapat berjalan secara efektif dan menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi pengembangan program gizi di Indonesia.
Sambutan tersebut mendapat respons positif dari Yu Nakahira selaku Policy Advisor for Nutritious Meal and Education JICA Indonesia. Ia menyampaikan terima kasih atas penerimaan yang diberikan oleh FK-KMK UGM serta berharap diskusi intensif selama kunjungan mampu menghasilkan penyempurnaan komponen intervensi sehingga implementasi MEALS Mini-Pilot Project dapat berlangsung secara optimal.
Selama dua hari pelaksanaan, kedua tim mendiskusikan berbagai aspek teknis dan substansi penelitian. Pembahasan difokuskan pada penyempurnaan rancangan intervensi, mekanisme pelaksanaan program, serta strategi implementasi yang mempertimbangkan kondisi nyata di lapangan. Selain bertukar pandangan mengenai desain penelitian, peserta juga mengidentifikasi berbagai peluang untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program melalui pendekatan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
MEALS Mini-Pilot Project merupakan salah satu inisiatif yang menitikberatkan pada pengembangan program makanan bergizi di lingkungan sekolah melalui pendekatan berbasis bukti. Oleh karena itu, koordinasi antara institusi akademik, mitra internasional, dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan setiap komponen intervensi tidak hanya memiliki dasar ilmiah yang kuat, tetapi juga relevan dengan konteks Indonesia.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 2 Tanpa Kelaparan melalui penguatan perencanaan program makanan bergizi dan sistem keamanan pangan di sekolah. SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui pengembangan intervensi yang mendukung kesehatan dan gizi masyarakat. SDG 4 Pendidikan Berkualitas didukung melalui integrasi edukasi gizi dalam pelaksanaan program penelitian. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM, JICA Indonesia, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan program berbasis bukti yang berkelanjutan. (Kontributor: Hafizha Ulya Nafi’u, Isna Nur Qurota A).




