FK-KMK UGM. Kolaborasi antar institusi menjadi kunci penting dalam menghadirkan program studi baru yang bermutu. Melalui semangat saling berbagi pengalaman itulah, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Alauddin Makassar melakukan kunjungan benchmarking ke Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) pada Kamis, 27 Agustus 2026, di Ruang Rapat 2.1 Kantor Pusat FK-KMK UGM.
Kegiatan ini digelar dalam rangka pemenuhan standar mutu akademik dan kajian kurikulum untuk usulan pembukaan Program Studi Magister (S2) Biomedik di FKIK UIN Alauddin Makassar. Delegasi Makassar dipimpin oleh Dr. apt. Isriany Ismail, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Akademik FKIK UIN Alauddin Makassar, bersama dosen dan tenaga pendidik dari lingkungan Program Studi S2 Biomedik. Rombongan disambut oleh Dr. dr. Sudadi, Sp.An-TI, Subsp.N.An(K), Subsp.An.R(K)., Wakil Dekan Bidang Kerjasama, Alumni dan Pengabdian Kepada Masyarakat FK-KMK UGM, serta dr. Nur Arfian, Ph.D., Ketua Program Studi Magister Ilmu Biomedik FK-KMK UGM.
Dalam sambutannya, Dr. dr. Sudadi, Sp.An-TI, Subsp.N.An(K), Subsp.An.R(K). menyampaikan harapannya agar pertemuan ini dapat menjadi ruang belajar bersama. “Semoga agenda ini dapat menjadi wadah untuk berbagi pengajaran, terkait kurikulum maupun mekanisme pembelajaran di Program Studi Gizi sehingga dapat tercipta diskusi yang mampu meningkatkan mutu pendidikan dan praktik profesi di bidang gizi,” ujarnya.
Harapan tersebut disambut hangat oleh Dr. apt. Isriany Ismail, S.Si., M.Si. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan baik yang diterima delegasinya, sekaligus menegaskan posisi UGM sebagai rujukan belajar yang telah lama dipercaya institusinya. “Terima kasih, kami diterima dengan baik untuk bisa belajar dalam rangka persiapan kami untuk pengusulan pembukaan Program Studi S2 Biomedik, karena dari beberapa waktu sebelumnya, UGM memang menjadi salah satu tempat belajar bagi kami,” tuturnya.
Semangat berbagi yang tercermin dari kedua sambutan tersebut kemudian diwujudkan dalam pemaparan materi serta diskusi mendalam mengenai Program Studi Magister Ilmu Biomedik, yang dipandu langsung oleh dr. Nur Arfian, Ph.D. Diskusi ini menjadi inti dari kunjungan, tempat kedua delegasi saling bertukar pengalaman seputar kurikulum dan mekanisme pembelajaran yang telah disinggung sebelumnya. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke laboratorium yang dipandu oleh tim dari FK-KMK UGM, dan ditutup dengan sesi penutupan sebagai penanda berakhirnya kegiatan.
Kolaborasi semacam ini menjadi wujud nyata kontribusi terhadap SDG 4: Pendidikan Berkualitas, melalui penguatan kurikulum dan mutu akademik program pascasarjana biomedik, sekaligus mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan lewat kolaborasi strategis antarlembaga demi kemajuan pendidikan kesehatan di Indonesia. (Reporter: Balanca Qolta).



