FK-KMK UGM Tingkatkan Kualitas Layanan Penelitian melalui Monitoring dan Evaluasi Bidang Penelitian dan Pengembangan

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bidang Penelitian dan Pengembangan (PP) Triwulan I Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat koordinasi, memantau capaian program, serta meningkatkan kualitas layanan pendukung penelitian di lingkungan fakultas. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (3/6/2026) di Ruang 1.1 dan 1.2 Gedung KPTU Lantai 1 FK-KMK UGM ini dihadiri oleh koordinator penelitian departemen, pengelola pusat kajian, serta ketua kelompok kerja dan unit pendukung penelitian.

Acara dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM, Prof. Dr. dr. Lina Choridah, Sp.Rad(K)., didampingi Asisten Wakil Dekan Bidang PP, dr. Indra Tri Mahayana, Ph.D., Sp.M. Dalam sambutannya, Prof. Lina menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan secara berkala merupakan instrumen penting untuk memastikan seluruh program penelitian berjalan sesuai arah strategis fakultas. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih erat antarpengelola penelitian di lingkungan FK-KMK UGM.

Kegiatan monev dibagi menjadi dua sesi utama. Pada sesi pertama, sejumlah kelompok kerja dan unit yang berperan sebagai Research Support Unit memaparkan profil, layanan, serta capaian kinerja selama Triwulan I Tahun 2026. Unit-unit tersebut meliputi Komisi Etik, LERES, Laboratorium Riset Terpadu, Health and Demographic Surveillance System (HDSS), Laboratorium Hewan Coba, Laboratorium Biopaleo-Antropologi dan Museum Terpadu, Biostatistics and Research Unit (BiRU), Biosafety, Cancer Registry, Biobank, Akreditasi Laboratorium, serta jurnal ilmiah InaJBCS dan IJP Therapy.

Selain memperkenalkan layanan yang tersedia bagi peneliti, setiap unit juga melaporkan berbagai capaian program dan indikator kinerja yang telah diraih. Paparan tersebut memberikan gambaran mengenai kontribusi masing-masing unit dalam mendukung penguatan ekosistem penelitian, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, serta pengembangan inovasi di lingkungan FK-KMK UGM.

Pada sesi kedua, sejumlah pusat kajian mempresentasikan perkembangan program strategis dan peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan ke depan. Pusat Kedokteran Tropis (PKT), Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK), serta Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) menyampaikan berbagai aktivitas penelitian, pelatihan, pengelolaan registri klinis, hingga kerja sama dengan kementerian, lembaga nasional, dan mitra industri. Dalam diskusi yang berlangsung, muncul peluang kolaborasi antara CBMH dan BiRU untuk mengoptimalkan pengelolaan data penelitian melalui platform REDCap.

Paparan juga disampaikan oleh Pusat Kajian Kesehatan Reproduksi (KESPRO), Kebijakan Pembiayaan dan Manajemen Asuransi Kesehatan (KPMAK), Pusat Kajian Kesehatan Anak–Pediatric Research Office (PKKA-PRO), serta Pusat Kedokteran Herbal (PKH). Masing-masing pusat kajian menunjukkan kontribusinya dalam mendukung penelitian multidisiplin. KPMAK, misalnya, menawarkan dukungan analisis efektivitas biaya untuk berbagai penelitian kesehatan. Sementara itu, PKKA-PRO terus berperan dalam fasilitasi pembentukan tim peneliti dan pengembangan proposal hibah penelitian. Di sisi lain, PKH melaporkan keterlibatannya dalam pengembangan fitofarmaka nasional dan inovasi probiotik bersama mitra industri.

Menutup kegiatan, Prof. Lina Choridah menekankan pentingnya tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi, termasuk penyusunan serta pengisian matriks roadmap penelitian oleh departemen dan program studi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh kegiatan penelitian memiliki arah pengembangan yang jelas dan selaras dengan visi fakultas maupun universitas.

Kegiatan ini juga mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan penelitian yang berkontribusi pada peningkatan kualitas layanan kesehatan. SDG 4 Pendidikan Berkualitas tercermin dari pengembangan kapasitas akademik dan dukungan terhadap kegiatan penelitian berbasis ilmu pengetahuan. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui penguatan fasilitas riset, pengembangan inovasi kesehatan, serta optimalisasi layanan pendukung penelitian. Selain itu, SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui kolaborasi antarpusat kajian, unit pendukung penelitian, serta kerja sama dengan berbagai mitra nasional dan internasional. (Kontributor: Guntari).