FK-KMK UGM. Departemen Obstetri dan Ginekologi, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan Workshop Evidence-Based Case Report (EBCR) bagi residen dan trainee Obstetri dan Ginekologi sebagai upaya memperkuat budaya akademik, penelitian, dan praktik kedokteran berbasis bukti di lingkungan pendidikan dokter spesialis. Kegiatan yang digelar oleh Obgyn Research Unit ini berlangsung di Yogyakarta pada 30 Mei 2026 dengan melibatkan staf pengajar, fasilitator, serta peserta didik dalam bidang obstetri dan ginekologi.
Workshop yang berada di bawah koordinasi dr. Muhammad Ary Zucha, PhD, Sp.OG menghadirkan sejumlah narasumber dari FK-KMK UGM, yaitu dr. Muhammad Ary Zucha, PhD, Sp.OG, dr. Ratri Wulandari, PhD, Sp.OG, Prof. dr. R. Detty Siti Nurdiati Z., MPH., Ph.D., Sp.OG., Subsp.KFM, dr. Agung Dewanto, Sp.OG., Subsp.FER., Ph.D., serta dr. Yudha Nur Patria, DCH, M.Med.(Clin Epi), MMS, Ph.D., Sp.A. Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah fasilitator yang mendampingi peserta dalam sesi coaching sehingga mampu menghasilkan luaran berupa draft manuskrip yang siap dikembangkan menuju publikasi ilmiah.
Selama workshop berlangsung, peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai konsep dasar Evidence-Based Case Report, mulai dari penyusunan pertanyaan klinis yang relevan, teknik pencarian literatur ilmiah, telaah kritis terhadap bukti penelitian, hingga strategi penulisan laporan kasus yang sesuai dengan standar publikasi akademik. Pendekatan ini bertujuan membantu peserta mengintegrasikan pengalaman klinis yang mereka temui di lapangan dengan bukti ilmiah terkini sehingga menghasilkan laporan kasus yang memiliki kualitas metodologis dan nilai akademik yang tinggi.
Pelatihan ini menjadi sarana penting bagi residen dan trainee untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta mengembangkan keterampilan dalam menerapkan prinsip Evidence-Based Medicine (EBM) pada praktik sehari-hari. Melalui proses pembelajaran yang interaktif dan aplikatif, peserta tidak hanya memahami cara menyusun laporan kasus secara sistematis, tetapi juga memperoleh bekal untuk menghasilkan karya ilmiah yang berpotensi dipublikasikan pada jurnal nasional maupun internasional.
Koordinator kegiatan, dr. Muhammad Ary Zucha, PhD, Sp.OG, menyampaikan bahwa laporan kasus yang disusun berdasarkan bukti ilmiah memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan ilmu kedokteran. Menurutnya, laporan kasus tidak hanya menjadi dokumentasi pengalaman klinis, tetapi juga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan praktik pelayanan kesehatan dan pengembangan pengetahuan medis yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, Departemen Obstetri dan Ginekologi FK-KMK UGM berharap para residen dan trainee semakin terampil dalam mengkaji kasus secara komprehensif, menghubungkan temuan klinis dengan bukti ilmiah terkini, serta menghasilkan publikasi yang dapat memberikan manfaat bagi komunitas medis. Workshop ini juga menjadi bagian dari komitmen institusi dalam menciptakan lingkungan akademik yang unggul, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan.
Kegiatan ini turut mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang didasarkan pada bukti ilmiah dan praktik klinis terbaik. SDG 4 Pendidikan Berkualitas dari upaya peningkatan kompetensi peserta didik melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan kapasitas penelitian. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan inovasi akademik, pemanfaatan hasil penelitian, serta dorongan terhadap publikasi ilmiah yang dapat menjadi landasan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan di masa depan. (Kontributor: Munjayati).




