FK-KMK UGM. Dalam rangka memperingati Hari Hepatitis Sedunia, mahasiswa Program Studi Doktor angkatan 2024 dan Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat dengan menyelenggarakan Seminar dan Vaksinasi Hepatitis A. Kegiatan dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026) di Lobi Gedung Auditorium Tahir Foundation Sayap Utara FK-KMK UGM. Acara ini bekerja sama dengan PT. Etana Biotechnologies Indonesia dengan mengangkat tema “Let’s Break It Down”. Sebanyak 375 vaksin diberikan kepada para peserta yang terdiri atas sivitas FK-KMK UGM, baik dosen, tenapa kependidikan, dan mahasiswa.
Membuka acara, Ketua Acara Seminar dan Vaksinasi Hepatitis A, Susaldi, dalam sambutannya mengatakan bahwa tema kegiatan yang diinisiasi bermakna pada memecah permasalahan hepatitis dengan langkah-langkah kecil, di antaranya melalui pemberian vaksinasi, konsultasi, skrining kesehatan, hingga campaign di media sosial sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan lebih banyak masyarakat yang memiliki kesadaran tentang penyakit Hepatitis A.
Ketua Program Studi Doktor FK-KMK UGM, Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc., MPH.,Ph.D. turut menyampaikan, acara ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang pertama kalinya diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Doktor. Hal tersebut mencerminkan bahwa terlepas dari pendidikan dan penelitian, kehidupan doktoral tak lepas dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Prof. Adi menuturkan, gelar yang tinggi dan penelitian yang canggih tidak akan bermakna, jika tidak memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semoga masyarakat Indonesia menjadi lebih sehat, serta kami juga lebih siap untuk melayani mahasiswa dan masyarakat,” ujar Prof. Adi.
Mewakili Dekan, Wakil Dekan Bidang Kerja Sama, Alumni, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Dr. dr. Sudadi, SpAn-TI, Subsp.N.An(K), Subsp.An.R(K), mengungkapkan bahwa hepatitis masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia yang perlu diatasi. Salah satu cara mengatasinya adalah melalui seminar edukasi kesehatan dan vaksinasi. Oleh karena itu, selain menjadi tempat belajar, FK-KMK UGM sebagai kampus juga dapat menjadi agen perubahan.
“Edukasi menjadi bentuk percontohan dan vaksin menjadi investasi jangka panjang untuk melindungi generasi selanjutnya,” kata dr. Sudadi.
Sesi seminar menghadirkan dosen Divisi Gastroenterologi dan Hepatologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK-KMK UGM, dr. Fahmi Indrarti, Sp.PD-KGEH., sebagai narasumber. dr. Fahmi memaparkan beragam informasi terkait Hepatitis A, termasuk penyebab, cara penularan, gejala klinis, hingga cara mencegah maupun mengatasi. Sementara itu, pelaksanaan vaksin dilakukan secara paralel kepada sivitas pendaftar yang telah melakukan skrining kesehatan dengan tim penyelenggara.
Kegiatan Seminar dan Vaksinasi Hepatitis A yang diselenggarakan oleh FK-KMK UGM secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), utamanya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being). Aksi ini berkontribusi dalam memerangi dan mengakhiri epidemi penyakit menular seperti hepatitis dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia dalam jangka panjang. Selain itu, kegiatan ini juga merealisasikan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi nyata dengan mitra industri dalam memberikan akses terhadap vaksinasi yang aman. (Penulis: Citra/Humas).



