FK-KMK UGM. Tim Program Hibah Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan “Pelatihan Kader Posyandu dan Anggota Keluarga Lansia untuk Mendukung Program SANTUN SENJA di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dilaksanakan pada Rabu–Kamis, 20–21 Mei 2026, di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, dengan melibatkan kader lansia, anggota keluarga lansia, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan daerah untuk memperkuat pemberdayaan lansia berbasis komunitas.
Pelatihan ini merupakan bagian dari implementasi Program SANTUN SENJA, sebuah program pemberdayaan lansia yang mengintegrasikan berbagai aspek kesehatan dan kesejahteraan dalam kehidupan sehari-hari. SANTUN SENJA merupakan akronim dari Skrining kesehatan, Aktivitas fisik, Nutrisi seimbang, Terapi teratur, Usia berkarya, Niatkan ibadah, serta Sehat jasmani dan jiwa. Melalui pendekatan yang komprehensif tersebut, program ini dirancang untuk membantu lansia tetap sehat, mandiri, aktif, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik di lingkungan masyarakat.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Dr. dr. Probosuseno, SpPD, K-Ger bersama tim dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam FK-KMK UGM yang terdiri atas Dr. dr. I Dewa Putu Pramantara, SpPD, K-Ger, dr. Anastasia Evi Handayaningsih, Ph.D., SpPD, K-Ger, serta dr. Sarly Puspita Ariesa, SpPD, K-Ger. Selain itu, kegiatan juga melibatkan mahasiswa Program Doktor Farmasi, Apt. Awal Prichatin Kusuma Dewi, M.Sc. Pelaksanaan program mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Puskesmas Kecamatan Tawangmangu, serta Unit Pelaksana Fungsional Pelayanan Kesehatan Tradisional (UPF Yankestrad) Tawangmangu.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, dr. Retno Sawartuti, M.Kes. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya keterlibatan kader dan keluarga sebagai garda terdepan dalam mendampingi lansia agar dapat menjalani masa tua yang sehat dan berkualitas. Dukungan serupa juga disampaikan oleh Kepala Puskesmas Tawangmangu, dr. Sulistyo Wibowo, M.PH, serta Kepala Pelayanan Penunjang dan Penelitian UPF Yankestrad Tawangmangu, Santoso, S.Farm.
Sebanyak 30 kader lansia yang mewakili 10 kelurahan di Kecamatan Tawangmangu mengikuti kegiatan ini secara aktif. Selama pelaksanaan Camp Kader Lansia, peserta memperoleh berbagai materi yang mencakup kesehatan fisik, kesehatan mental, kesehatan spiritual, hingga penguatan hubungan sosial lansia di lingkungan masyarakat. Materi yang diberikan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara kader, keluarga, dan tenaga kesehatan dalam mendukung pelayanan lansia secara berkelanjutan.
Tidak hanya berupa penyuluhan, kegiatan ini juga dilaksanakan diskusi kelompok, tanya jawab, serta praktik sederhana yang dapat diterapkan langsung dalam pelayanan kesehatan lansia berbasis komunitas. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan edukasi, pendampingan, serta deteksi dini berbagai permasalahan kesehatan yang kerap dialami kelompok lanjut usia.
Dalam pelaksanaannya, tim pengabdian juga bekerja sama dengan tenaga kesehatan dari UPF Yankestrad Tawangmangu, yaitu dr. P.R. Widhi Astana, M.Biomed, dr. Ulfa Fitriani, MHPM, Adi Nugraha, A.Md. sebagai perawat, serta Apt. Nita Supriyati, M.Biotech dan Fitriana, A.Md. dari bidang farmasi. Kolaborasi lintas profesi ini memperkuat pendekatan holistik dalam pemberdayaan lansia, baik dari aspek promotif, preventif, maupun pendampingan kesehatan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, FK-KMK UGM berharap Program SANTUN SENJA dapat terus berkembang menjadi model pemberdayaan lansia berbasis komunitas yang berkelanjutan. Dengan dukungan kader yang terlatih dan keluarga yang memiliki pemahaman yang baik, lansia diharapkan mampu menjalani kehidupan yang lebih sehat, mandiri, aktif, serta tetap berkontribusi di lingkungan sosialnya.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini turut mendukung SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya peningkatan kesehatan dan kualitas hidup lansia. SDG 4: Pendidikan Berkualitas dengan peningkatan kapasitas kader dan keluarga. SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan melalui pemberdayaan kelompok lansia agar memperoleh akses yang lebih baik terhadap informasi dan layanan kesehatan. Selain itu, SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM, Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Puskesmas Tawangmangu, UPF Yankestrad Tawangmangu. (Kontributor: Siwi Ratri Kurniasih).




