FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Penyakit Dalam yang berhasil meraih penghargaan pada ajang ilmiah bergengsi The National Congress of PERPARI in Conjunction with the 14th Jakarta International Chest and Critical Care Internal Medicine (JICCIM) and the 2nd International Bronchology and Interventional Pulmonology (IIBIP). Kegiatan yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 di Jakarta tersebut mempertemukan dokter, peneliti, akademisi, dan praktisi kesehatan dari berbagai negara untuk berbagi perkembangan terbaru dalam bidang penyakit paru, perawatan kritis, bronkologi, dan pulmonologi intervensi. Dalam forum tersebut, dr. L. Dennise Utami Putri berhasil meraih Juara 1 Poster Competition kategori Original Article melalui penelitian inovatif yang dikembangkannya.
Pada kompetisi poster kategori artikel orisinal, dr. L. Dennise Utami Putri berhasil menarik perhatian dewan juri melalui penelitian berjudul “Differential Micro-RNA Profile of Lung Adenocarcinoma Patients with Concomitant Tuberculosis Infection in Endemic Country.” Penelitian tersebut mengkaji profil micro-RNA pada pasien adenokarsinoma paru yang mengalami infeksi tuberkulosis secara bersamaan, sebuah kondisi yang cukup sering dijumpai di negara dengan beban tuberkulosis tinggi seperti Indonesia.
Kajian ini memiliki manfaat karena kanker paru dan tuberkulosis sering kali menimbulkan tantangan dalam proses diagnosis maupun pengobatan. Kesamaan gejala klinis serta kompleksitas kondisi pasien dapat menyebabkan keterlambatan diagnosis dan penanganan. Melalui identifikasi biomarker molekuler berupa micro-RNA, penelitian ini berupaya memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme penyakit sekaligus membuka peluang pengembangan metode diagnosis yang lebih akurat dan terapi yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.
Prestasi yang diraih dr. Dennise juga semakin mengukuhkan peran FK-KMK UGM sebagai institusi pendidikan kesehatan yang konsisten mendorong budaya riset, inovasi, dan publikasi ilmiah berkualitas. Partisipasi aktif dalam forum ilmiah internasional sekaligus keberhasilan meraih penghargaan menjadi wujud nyata kontribusi fakultas dalam menghasilkan penelitian yang berdampak bagi pengembangan ilmu kedokteran dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.
Prestasi ini sejalandengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui pengembangan penelitian yang berkontribusi pada peningkatan diagnosis dan pemahaman penyakit kanker paru serta tuberkulosis. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penguatan kapasitas akademik, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia kesehatan. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur karena mendorong lahirnya inovasi dalam teknologi diagnostik dan riset translasi di bidang kedokteran. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi akademik dan penelitian di tingkat nasional maupun internasional. (Kontributor: Sarly Puspita Ariesa).




