FK-KMK UGM Lakukan Monitoring Studi Surveilans Rotavirus untuk Perkuat Mutu Penelitian Kesehatan Anak di Banjarbaru

FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak Promosi dan Riset Obat (PKKA-PRO) FK-KMK UGM menyelenggarakan kegiatan Source Document Verification (SDV) on Site dan Site Monitoring Visit (SMV) dalam Studi The Surveillance of Rotavirus Acute Gastroenteritis (RVGE) among Hospitalized Children Under Five Years of Age and the Effectiveness of Rotavirus Vaccine Against Hospitalized RVGE in Indonesia di RSD Idaman Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada 28 April 2026.

Monitoring dilakukan sebagai langkah penting untuk memastikan kesiapan fasilitas penelitian serta kepatuhan seluruh proses penelitian terhadap prinsip Good Clinical Practice (GCP) dan standar operasional prosedur yang berlaku. Dalam kegiatan ini, tim monitoring meninjau berbagai aspek pelaksanaan penelitian, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, kelengkapan dokumen penelitian, hingga kesesuaian pelaksanaan penelitian dengan protokol yang telah ditetapkan.

Tim monitoring dari PKKA-PRO FK-KMK UGM dipimpin oleh Prof. Dr. dr. Hera Nirwati, M.Kes., Sp.MK(K), didampingi apt. Sarah Ulfa, MPH dan apt. Febrianti Tri Puspitasari, M.Pharm.Sci. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh jajaran manajemen dan tim peneliti RSD Idaman Banjarbaru serta perwakilan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru yang turut mendukung pelaksanaan studi di lapangan.

Selama proses monitoring, tim melakukan pemeriksaan terhadap berbagai dokumen penelitian, termasuk Investigator Site File (ISF), Laboratory Site File (LSF), Master Participant File (MPF), Delegation Log, serta dokumen administrasi dan keuangan penelitian. Selain itu, evaluasi juga dilakukan terhadap fasilitas pendukung penelitian seperti ruang penyimpanan data, laboratorium, proses kalibrasi alat, serta sistem pemantauan suhu ruang penyimpanan untuk memastikan seluruh kegiatan penelitian berjalan sesuai standar mutu yang ditetapkan.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada verifikasi dokumen dan fasilitas, tetapi juga menjadi forum evaluasi terhadap perkembangan studi yang sedang berlangsung. Tim site penelitian memaparkan capaian pelaksanaan penelitian, sementara tim monitoring menyampaikan hasil temuan selama Site Monitoring Visit. Diskusi yang berlangsung secara konstruktif menghasilkan sejumlah rekomendasi tindak lanjut melalui pendekatan Corrective and Preventive Action (CAPA) guna meningkatkan kualitas pelaksanaan penelitian. Beberapa temuan minor yang ditemukan selama proses monitoring dapat langsung ditindaklanjuti dan diselesaikan bersama oleh tim peneliti dan tim monitor.

Kegiatan ini turut mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui penguatan penelitian kesehatan yang berkontribusi pada pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan anak. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, rumah sakit, dan pemerintah dalam menghasilkan penelitian berkualitas yang bermanfaat bagi pembangunan kesehatan nasional. (Kontributor: Hesti Indriyatna, Dhimas Sholikhul Huda.)