FK-KMK UGM Kisah Inspiratif Mahasiswa RPL Keperawatan Membuktikan Belajar Tidak Mengenal Batas Usia

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) mempunyai Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK). Salah satu mahasiswa RPL angkatan 2023 yang menarik adalah Djati Utomo. Beliau kuliah RPL pada usia 46 tahun 5 bulan. Menjadi mahasiswa sarjana di usia yang tidak lagi muda menghadirkan pengalaman yang berbeda. Di tengah tanggung jawab sebagai pekerja, kepala keluarga, dan anggota masyarakat yang aktif mengikuti kegiatan kemasyarakatan seperti ronda malam dan kerja bakti, mahasiswa tersebut tetap berupaya menyelesaikan pendidikan tepat waktu.

Tidak hanya menghadapi tantangan manajemen waktu, kondisi fisik juga menjadi ujian tersendiri. Aktivitas perkuliahan yang padat harus dijalani bersamaan dengan jadwal kerja, termasuk dinas malam yang sering kali membuat kondisi tubuh menurun. Namun, semua proses tersebut dijalani dengan penuh rasa syukur, menjaga pola makan yang baik, serta terus mengandalkan doa dan dukungan keluarga sebagai sumber semangat.

Berada di lingkungan akademik bersama teman-teman yang sebagian besar berusia jauh lebih muda juga menghadirkan pengalaman baru. Perbedaan generasi mengharuskan adanya proses adaptasi, mulai dari metode belajar, perkembangan teknologi, hingga memahami budaya dan tren yang berkembang di kalangan mahasiswa muda.

Salah satu momen yang paling berkesan terjadi saat pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Ketika berkunjung ke rumah Kepala Dusun bersama teman-teman satu unit untuk bersilaturahmi dan berkoordinasi mengenai program kerja, mahasiswa tersebut justru disangka sebagai dosen pembimbing lapangan. Penampilan dengan rambut yang sebagian besar telah memutih membuat Kepala Dusun mengira dirinya adalah pendamping mahasiswa yang datang ke lokasi KKN.

Kesalahpahaman tersebut kemudian menjadi momen yang mengundang tawa seluruh anggota kelompok. Setelah dijelaskan bahwa dirinya juga merupakan mahasiswa, suasana menjadi semakin hangat. Bahkan, selama pelaksanaan KKN, teman-teman satu unit sering menjadikan penampilan dan pengalaman hidupnya sebagai modal untuk membangun kedekatan dengan masyarakat saat melakukan kunjungan rumah maupun pertemuan dengan warga.

Kisah inspiratif ini sejalan dengan SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penyediaan akses pendidikan tinggi yang inklusif dan kesempatan belajar sepanjang hayat bagi semua kalangan tanpa memandang usia. SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera tercermin melalui upaya menjaga keseimbangan antara kesehatan fisik, mental, dan aktivitas belajar di tengah berbagai tanggung jawab kehidupan. SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan diwujudkan melalui program RPL yang memberikan kesempatan yang setara bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mengakses pendidikan tinggi dan mengembangkan potensi diri secara optimal. (Kontributor: Djati Utomo, S.Kep.Ns.)