FK-KMK UGM Kirim Obat dan Tenaga Medis bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dinas Kesehatan DIY, serta sejumlah lembaga memberikan bantuan medis untuk korban bencana Gempa Bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam agenda ini, FK-KMK UGM turut mengirimkan bantuan tenaga medis serta membantu Pemda DIY menyalurkan bantuan kesehatan berupa obat-obatan. Sebelum penyerahan bantuan secara langsung ke NTT, dilakukan acara pemberian bantuan secara simbolis di Kantor Kepatihan Yogyakarta, dilanjutkan dengan pengerahan bantuan medis secara simbolis di FK-KMK UGM pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Dr. dr. Muhammad Nurhadi Rahman, Sp.OG., Subsp.Urogin Re selaku perwakilan Pokja Bencana FK-KMK UGM mengatakan bahwa misi pemberian bantuan dilakukan lantaran komitmen FK-KMK UGM dalam melakukan bantuan terhadap korban bencana. “Kita tentu akan selalu berkontribusi terhadap setiap kondisi  kebencanaan,” ujarnya. Adapun detail bantuan yang diberikan adalah obat-obatan untuk wilayah RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada dan sekitarnya. Selain obat, bantuan berupa penguatan sistem kebencanaan di bidang kesehatan, seperti manajemen bencana kesehatan, juga dilakukan.

Menurut Prof. dr. Yodi Mahendradhata, M.Sc., Ph.D., FRSPH, Dekan FK-KMK UGM, terdapat 6 tenaga medis terbaik dari FK-KMK UGM dan RSA UGM yang dikirim ke NTT untuk memberikan bantuan langsung. dr. Yodi mengatakan bahwa misi ini dilakukan untuk memperkuat tata kelola penanganan bencana di tingkat daerah. Membenarkan misi tersebut, salah satu tenaga medis bernama dr. Rizky Fitria Febriana dari RSA UGM mengatakan bahwa tenaga medis yang ditugaskan ke NTT siap membantu melakukan penguatan layanan kesehatan. Menurutnya, masyarakat NTT memang memerlukan bantuan kesehatan yang berhubungan langsung dengan bencana gempa, seperti penyembuhan trauma dan perawatan luka.

Selain pengiriman bantuan medis oleh FK-KMK UGM, pemerintah DIY bersama sejumlah lembaga turut berkontribusi menyumbang logistik dan sejumlah uang. Sri Sultan Hamengkubuwono X selaku Gubernur DIY mengatakan bahwa Pemerintah daerah DIY mengirimkan tenda darurat, makanan siap saji, serta penggalangan dana dari perusahaan-perusahaan. Selain itu, pihak Pemda DIY juga memberi bantuan sembako dan uang terhadap mahasiswa terdampak yang berkuliah di jogja. Bantuan ini diberikan secara langsung saat penyerahan bantuan secara simbolis di Kantor Kepatihan Yogyakarta.

Mewakili masyarakat NTT, Florida Taty Setyawati selaku Kepala Badan Penghubung Provinsi NTT di Jakarta mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan. Selain itu, salah satu penerima bantuan bernama Cornelisiano Ligi Longa, mahasiswa Universitas Mercubuana, turut mengatakan hal serupa. “Saya mewakili teman-teman mahasiswa yang lain mengucapkan banyak terima kasih untuk segala jenis bantuan yang telah didonasikan buat saudara-saudara kami di sana maupun kami mahasiswa yang di Jogja,” tuturnya. Cornelisiano merasa bantuan seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak gempa di NTT, terlebih mereka yang tinggal di desa-desa terpencil.