FK-KMK UGM Dorong Perluasan Gerakan Kampung Sehat dari RW 12 ke Kelurahan Demangan

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada bersama masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan menyelenggarakan Deklarasi Komitmen Bersama Kampung Sehat Kelurahan Demangan sebagai upaya memperluas gerakan pencegahan diabetes dan obesitas berbasis masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026, di Ruang Terbuka Hijau Kelurahan Demangan, dengan mengusung semangat DAHSYAT atau Demangan Harus Siap dan Yakin Sehat.

Kegiatan ini menjadi tahap lanjutan dari gerakan Kampung Sehat yang sebelumnya dikembangkan di RW 12 Demangan. Pada September 2025, RW 12 Demangan mendeklarasikan Kampung Sehat Siaga Diabetes dan Obesitas sebagai wilayah percontohan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit tidak menular. Setelah berjalan di tingkat RW, komitmen tersebut kemudian diperluas ke tingkat Kelurahan Demangan agar gerakan hidup sehat dapat melibatkan masyarakat dalam cakupan wilayah yang lebih luas.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan jalan sehat dan senam bersama. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari ajakan kepada masyarakat untuk membangun kebiasaan hidup aktif. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan deklarasi komitmen bersama Kampung Sehat Kelurahan Demangan. Sajian makanan dan minuman sehat juga disediakan sebagai bentuk penerapan langsung lingkungan yang mendukung masyarakat dalam memilih pola konsumsi yang lebih sehat.

Perjalanan Kampung Sehat di Demangan sebelumnya telah diisi dengan berbagai upaya penguatan kapasitas masyarakat. Setelah deklarasi pada 2025, edukasi kesehatan terus dilakukan dengan melibatkan kelompok masyarakat. Kader kesehatan mendapatkan penguatan melalui Training of Trainers agar mampu menjadi penggerak kesehatan di lingkungan masing-masing. Sementara itu, kelompok pemuda turut berperan dalam mengembangkan media edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif.

Pada tahap pengembangan 2026, masyarakat dan kelompok penggerak di tingkat kelurahan semakin ditempatkan sebagai bagian penting dalam pelaksanaan gerakan. Pendekatan ini didasarkan pada pemahaman bahwa pencegahan diabetes dan obesitas tidak hanya bergantung pada perubahan perilaku individu. Dukungan keluarga, aktivitas warga, ketersediaan informasi kesehatan, pilihan makanan dan minuman, aktivitas fisik, serta lingkungan sosial yang mendukung turut menentukan terbentuknya kebiasaan hidup sehat.

Kegiatan Komitmen Bersama Kampung Sehat Kelurahan Demangan dihadiri dan didukung oleh berbagai unsur masyarakat serta pemangku kepentingan. Di antaranya Suleman Pirson Joko Susilo, S.Sos., Lurah Demangan; Susi Herminingsih, Ketua TP-PKK Kelurahan Demangan; dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D., Ketua Pusat Perilaku dan Promosi Kesehatan FK-KMK UGM; Prof. Dra. Yayi Suryo Prabandari, M.Si., Ph.D., Guru Besar FK-KMK UGM; serta Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melalui Kepala Puskesmas Gondokusuman 1, dr. Fransiska Bambang.

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa Kampung Sehat dibangun sebagai gerakan bersama yang melibatkan masyarakat, pemerintah kelurahan, kelompok masyarakat, dan akademisi. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ditempatkan sebagai pelaku utama yang turut menentukan, menjalankan, dan menjaga keberlanjutan perubahan di lingkungannya.

Perluasan gerakan dari RW 12 menuju tingkat kelurahan juga menjadi langkah untuk mengembangkan pengalaman yang telah dilakukan masyarakat menjadi gerakan kesehatan yang lebih luas. Praktik baik yang sebelumnya dilakukan dalam lingkup RW dapat menjadi pembelajaran untuk membangun pendekatan promosi kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan warga Demangan.

Melalui Komitmen Bersama Kampung Sehat Kelurahan Demangan, gerakan ini diharapkan semakin mendorong keluarga dan masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik secara rutin, menyediakan pilihan makanan dan minuman yang lebih sehat, serta meningkatkan akses terhadap informasi kesehatan yang mudah dipahami. Dari satu RW menuju satu kelurahan, Kampung Sehat Demangan diharapkan dapat terus diperkuat sebagai gerakan promosi kesehatan berbasis masyarakat.

Kegiatan ini selaras dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan promosi kesehatan dan pencegahan diabetes serta obesitas. Kegiatan ini mendukung SDG 11 Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan melalui pengembangan lingkungan masyarakat yang mendukung perilaku hidup sehat. Kegiatan ini mendukung SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan akademisi. (Kontributor: Nia Lestari Muqarohmah).