FK-KMK UGM Kenalkan REPRO-MOTION untuk Tingkatkan Literasi Kesehatan Reproduksi dan Kepercayaan Diri Remaja Putri

FK-KMK UGM. Mahasiswa Program Magister Kebidanan FK-KMK UGM menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk REPRO-MOTION (Reproductive Health Promotion through Motion) di Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Yogyakarta pada Minggu (31/5/2026). Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi sekaligus memperkuat self-esteem atau rasa percaya diri remaja putri melalui pendekatan edukasi interaktif yang dipadukan dengan aktivitas fisik adaptif berbasis Muay Thai.

Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Magister Kebidanan UGM, Qurrata Aini Hanifah dan Rani Junita, dengan menggandeng International Student Association (ISA) UGM yang terdiri atas mahasiswa internasional dari berbagai negara serta instruktur dari Andreago Muay Thai Training Camp. Kolaborasi tersebut menghadirkan suasana pembelajaran yang inklusif dan memberikan pengalaman baru bagi para peserta.

Sebanyak 18 remaja putri berusia 10–18 tahun mengikuti kegiatan dengan tingkat kehadiran mencapai 100 persen. Dalam sesi edukasi, peserta memperoleh materi mengenai kesehatan reproduksi melalui media flash card yang dikemas dalam bentuk permainan kelompok. Metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan tersebut dirancang agar peserta lebih mudah memahami berbagai konsep dasar kesehatan reproduksi sesuai dengan tahap perkembangan usia remaja.

Selain menekankan aspek pengetahuan, program ini juga menghadirkan sesi MOTION berupa workshop Muay Thai adaptif yang aman dan sesuai bagi remaja putri. Melalui aktivitas fisik tersebut, peserta diajak mengenali potensi diri, meningkatkan keberanian, serta membangun rasa percaya diri melalui gerakan olahraga yang menyenangkan dan penuh semangat.

Program REPRO-MOTION mengusung prinsip bahwa akses terhadap informasi kesehatan merupakan hak seluruh remaja tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi. Sejalan dengan prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa, No One Left Behind, kegiatan ini menegaskan pentingnya menyediakan ruang pembelajaran yang setara dan inklusif bagi seluruh anak dan remaja.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta memberikan respons yang sangat positif terhadap seluruh rangkaian kegiatan. Para remaja mengaku memperoleh pengetahuan baru tentang kesehatan reproduksi melalui metode yang menyenangkan, merasa lebih percaya diri setelah mengikuti sesi Muay Thai adaptif, serta antusias karena mendapatkan pengalaman pertama berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai negara.

Pihak Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah Yogyakarta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program yang dinilai memberikan manfaat bagi perkembangan remaja di panti. Andreago Muay Thai Training Camp dan International Student Association UGM juga menyambut baik kolaborasi ini dan membuka peluang kerja sama pada kegiatan serupa di masa mendatang.

Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan literasi kesehatan reproduksi dan promosi gaya hidup sehat pada remaja. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui penyelenggaraan pendidikan kesehatan yang inovatif, interaktif, dan mudah diakses oleh remaja. SDG 5 Kesetaraan Gender dengan memperkuat pemberdayaan remaja putri dan meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mengenali serta menjaga kesehatan reproduksi. Kolaborasi antara mahasiswa, organisasi internasional, dan komunitas olahraga turut mencerminkan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (Kontributor: titin).