FK-KMK UGM Kembangkan Simulasi Ventilator Digital untuk Tingkatkan Kompetensi Dokter ICU

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan Workshop Basic Mechanical Ventilator sebagai bagian dari pengembangan inovasi pembelajaran berbasis Digital Ventilator Simulation untuk meningkatkan kompetensi dokter dalam menangani pasien kritis di Intensive Care Unit (ICU). Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan RSUP Dr. Sardjito ini berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Gedung Diklat RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dan diikuti oleh 50 dokter umum dari berbagai rumah sakit di Jawa Tengah. Workshop menjadi bagian dari penelitian pendidikan Subspesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Konsultan Intensive Care yang bertujuan mengevaluasi efektivitas simulasi digital sebagai media pembelajaran penggunaan ventilator.

Inovasi Digital Ventilator Simulation berawal dari gagasan dr. Bowo Adiyanto, M.Sc., Sp.An-TI., Subsp.T.I.(K) dari Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif FK-KMK UGM bersama RSUP Dr. Sardjito. Teknologi ini memungkinkan dokter mempelajari pengoperasian ventilator melalui telepon pintar secara aman, interaktif, dan fleksibel tanpa harus bergantung sepenuhnya pada perangkat ventilator di rumah sakit. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari penelitian ilmiah yang dilakukan oleh dr. Argoseto, Sp.An-TI., yang membandingkan efektivitas metode pembelajaran konvensional dengan simulasi digital dalam meningkatkan pengetahuan dokter umum yang bertugas di ICU rumah sakit tipe B.

Peserta memperoleh pembekalan mengenai prinsip dasar ventilasi mekanik hingga penerapannya pada berbagai kondisi pasien kritis. Empat narasumber yang merupakan Konsultan Intensive Care memberikan materi mengenai indikasi penggunaan ventilator, pengaturan parameter ventilasi, interpretasi kondisi klinis pasien, serta strategi penanganan yang tepat berdasarkan kebutuhan masing-masing kasus. Selain penyampaian materi, peserta juga mendapatkan pengalaman belajar melalui simulasi yang dirancang untuk memperkuat pemahaman konseptual sekaligus keterampilan pengambilan keputusan klinis.

Saat ini, aplikasi Digital Ventilator Simulation masih dimanfaatkan dalam lingkup penelitian. Namun, hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan media pembelajaran kedokteran yang lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital. Inovasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses pelatihan bagi dokter di berbagai wilayah serta mendukung pemerataan kompetensi tenaga kesehatan dalam penanganan pasien kritis.

Kegiatan ini turut mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui peningkatan kompetensi tenaga kesehatan dalam penanganan pasien kritis. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pengembangan metode pembelajaran digital yang inovatif dan mudah diakses. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi simulasi digital untuk mendukung pendidikan kedokteran. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan diwujudkan melalui kolaborasi antara FK-KMK UGM dan RSUP Dr. Sardjito dalam mengembangkan inovasi pendidikan dan pelayanan kesehatan. (Kontributor: Argoseto, Irham Hanafi, Hendro).