FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama para pemangku kepentingan di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha (BPSTW) Yogyakarta Unit Abiyoso, Pakem, Sleman, sebagai bagian dari penelitian mengenai otonomi dan persepsi lansia yang tinggal di panti werdha. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026.
Penelitian tersebut dipimpin oleh Erlin Erlina, S.IP., M.A., Ph.D. selaku ketua peneliti, didampingi oleh Ika Setyasari, S.Kep., Ns., M.N.Sc. sebagai asisten peneliti, serta Alvira Rahmasari, SHG, mahasiswa Program Magister FK-KMK UGM yang turut menjadi anggota tim penelitian. Menariknya, kegiatan ini juga diikuti oleh Bryce Bennett, mahasiswa dari Colgate University, Amerika Serikat, yang mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bagian dari pembelajaran mengenai sistem pelayanan sosial dan kesejahteraan lansia di Indonesia.
Kegiatan diawali dengan pemaparan tim peneliti mengenai latar belakang, tujuan, serta rancangan penelitian yang akan dilaksanakan. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan bahwa penelitian berfokus pada pemahaman mengenai otonomi lansia, khususnya bagaimana para penghuni panti memandang hak, pilihan, dan peran mereka dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, tim juga memaparkan metode penelitian yang akan digunakan serta pentingnya keterlibatan berbagai pemangku kepentingan dalam menghasilkan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan pelayanan sosial bagi lansia.
Diskusi kemudian berlanjut dengan sesi tanggapan dari para pemangku kepentingan. Salah satu narasumber utama, Rhina Sulistyawati, S.E., M.B.A., selaku Kepala Seksi Perlindungan Sosial BPSTW Abiyoso, menyampaikan berbagai perspektif mengenai kebijakan, tantangan, serta praktik pelayanan yang diterapkan dalam mendukung kesejahteraan penghuni panti. Ia menjelaskan bahwa pelayanan kepada lansia tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan antara pemberian perlindungan dengan penghormatan terhadap hak dan kemandirian setiap individu.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup lansia berbasis penelitian. SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan diwujudkan melalui penguatan inklusi sosial dan penghormatan terhadap hak kelompok lanjut usia sebagai kelompok rentan. (Kontributor: Rafi).




