FK-KMK UGM Dukung Pembekalan Duta Gemarikan DIY untuk Perkuat Upaya Pencegahan Stunting

FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada berkontribusi dalam Kegiatan Pembekalan Duta Gemarikan Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan DIY dengan mengangkat tema “Gizi Ikan dan Pencegahan Stunting”. Kegiatan yang berlangsung secara luring pada Jumat, 13 Februari 2026 di Ruang Rapat Cakalang Dinas Kelautan dan Perikanan DIY ini bertujuan meningkatkan kapasitas para Duta Gemarikan sebagai agen edukasi masyarakat dalam mendorong konsumsi ikan dan pencegahan stunting di wilayah Yogyakarta.

Dalam kesempatan tersebut, Departemen Gizi Kesehatan FK-KMK UGM menghadirkan Dr. Fatma Zuhrotun Nisa, STP, MP sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Dr. Fatma menjelaskan bahwa ikan merupakan salah satu sumber pangan yang kaya protein, vitamin, mineral, serta asam lemak esensial yang sangat dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang anak dan menjaga kesehatan masyarakat secara umum.

Menurutnya, upaya pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang memadai, termasuk dengan membiasakan konsumsi ikan dalam menu sehari-hari. Stunting tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan kognitif, kemampuan belajar, serta produktivitas di masa mendatang. Oleh karena itu, edukasi mengenai pentingnya asupan gizi seimbang menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Selain membahas pencegahan stunting, materi yang disampaikan juga mencakup edukasi kesehatan secara umum. Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai hubungan antara pola makan sehat, kualitas gizi keluarga, dan upaya menjaga kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk meningkatkan literasi gizi sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan bergizi.

Tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, pembekalan juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya perikanan yang bertanggung jawab. Para peserta diajak memahami bagaimana memilih, mengolah, dan mengonsumsi produk perikanan dengan bijak sehingga manfaat gizi dapat diperoleh secara optimal tanpa mengabaikan aspek keberlanjutan lingkungan. Edukasi ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menerapkan pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.

Melalui peran para Duta Gemarikan, pesan mengenai manfaat konsumsi ikan dan pentingnya pencegahan stunting diharapkan dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga menjadi bagian dari upaya kolektif dalam membangun generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan literasi gizi dan promosi konsumsi ikan untuk mendukung kesehatan serta mencegah stunting. SDG 4 Pendidikan Berkualitas, karena memberikan akses pembelajaran dan edukasi berbasis ilmu pengetahuan kepada para Duta Gemarikan sebagai agen edukasi masyarakat. SDG 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui peningkatan kesadaran masyarakat mengenai konsumsi produk perikanan yang berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya pangan yang bijaksana demi mendukung ketahanan pangan dan kelestarian lingkungan. (Kontributor: Yurisadensi Eka).