FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada membagikan tumbler dan lunch box bagi peserta dalam rangkaian Peringatan Dies Natalis FK-KMK ke-79. Sebanyak 1217 tumbler dan lunch box dibagikan sebagai upaya FK-KMK untuk mendorong terciptanya lingkungan kampus yang lebih ramah lingkungan melalui upaya pengurangan sampah plastik. Upaya tersebut dilakukan dengan pengurangan ketergantungan terhadap produk plastik sekali pakai serta membiasakan penggunaan tempat makan atau minum yang dapat digunakan berulang kali.
Pemberian kedua suvenir tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai bagian dari fasilitas kegiatan, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong perubahan kebiasaan penggunaan wadah minuman dan makanan. Upaya pengelolaan sampah tidak hanya dilakukan setelah sampah dihasilkan, tetapi dimulai dengan mengurangi penggunaan wadah makanan dan minuman yang berpotensi menghasilkan sampah.
Pembagian tumbler dan lunch box juga menjadi media edukasi untuk meningkatkan kesadaran mengenai dampak penggunaan produk sekali pakai. Sivitas akademika diharapkan tidak hanya menggunakan wadah tersebut selama kegiatan tertentu, tetapi juga membawanya dan memanfaatkannya dalam aktivitas sehari-hari. Dengan demikian, penggunaan wadah pakai ulang dapat berkembang menjadi kebiasaan yang melekat di setiap sivitas akademika FK-KMK.
Keberlanjutan rencana aksi juga membutuhkan dukungan dari berbagai unsur di lingkungan FK-KMK UGM. Sivitas akademika, pengelola kegiatan, maupun pihak yang menyediakan makanan dan minuman memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mendorong penggunaan wadah pakai ulang. Selain itu, FK-KMK bekerja sama dengan pengelola kantin di lingkungan fakultas untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sebagai wadah makanan atau minuman. Semakin luas penerapan kebiasaan tersebut, semakin besar peluang untuk mengurangi timbulan sampah plastik dari aktivitas sehari-hari di kampus.
Inisiatif FK-KMK UGM dalam mengurangi sampah plastik merupakan salah satu upaya fakultas dalam mendukung terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, khususnya dalam mendorong pengurangan konsumsi produk sekali pakai dan penggunaan kembali barang yang masih dapat dimanfaatkan, SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim, dan SDG 14: Ekosistem Lautan melalui pengurangan dampak lingkungan yang berkaitan dengan penggunaan produk sekali pakai dan timbulan sampah plastik. (Kontributor: A.A.Putri)




