FK-KMK UGM. Center for Bioethics and Medical Humanities (CBMH) menyelenggarakan Raboan Discussion Forum pada 22 April 2026 dengan mengangkat tema mengenai etika health influencer di era digital. Kegiatan yang menghadirkan dr. Anindyo sebagai narasumber ini menjadi ruang diskusi ilmiah yang mempertemukan akademisi, tenaga kesehatan, mahasiswa, praktisi komunikasi, serta masyarakat umum dari berbagai wilayah di Indonesia untuk membahas tantangan etika dalam penyebaran informasi kesehatan melalui media sosial.
Perkembangan teknologi informasi telah menghadirkan berbagai figur health influencer yang memiliki jangkauan luas dan kemampuan memengaruhi keputusan kesehatan publik. Di sisi lain, fenomena ini juga memunculkan berbagai persoalan etis yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Dalam pemaparannya, dr. Anindyo menjelaskan bahwa saat ini terjadi pergeseran otoritas dalam penyebaran informasi kesehatan.
Kredibilitas suatu informasi sering kali tidak lagi ditentukan oleh latar belakang keilmuan atau validitas ilmiah, melainkan oleh jumlah pengikut, tingkat interaksi, serta algoritma platform digital yang mendorong popularitas sebuah konten. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi upaya penyebaran informasi kesehatan yang akurat dan berbasis bukti ilmiah.
Diskusi kemudian berkembang pada berbagai isu penting yang muncul di tengah maraknya penggunaan media sosial sebagai sumber informasi kesehatan. Beberapa isu yang menjadi sorotan antara lain penyebaran misinformasi kesehatan, praktik promosi terselubung atau hidden commercialism, hingga pengaruh algoritma media sosial yang cenderung memprioritaskan konten emosional dan viral dibandingkan konten yang memiliki validitas ilmiah yang kuat.
Kegiatan ini menekankan pentingnya penerapan pendekatan ethical stewardship, yaitu pengelolaan ekosistem informasi kesehatan yang dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari institusi pendidikan, organisasi profesi, regulator, hingga masyarakat. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan informasi kesehatan yang lebih bertanggung jawab dan terpercaya.
Kegiatan ini sejalan dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui upaya meningkatkan kualitas informasi kesehatan yang dapat mendukung pengambilan keputusan kesehatan yang tepat oleh masyarakat. SDG 4 Pendidikan Berkualitas dengan memperkuat literasi kesehatan dan pemahaman etika di kalangan akademisi, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum. (Kontributor: Rafi).




