FK-KMK UGM dan Labkes Bali Tingkatkan Mutu Surveilans Air Limbah melalui Monitoring Lapangan

FK-KMK UGM. Pusat Kajian Kesehatan Anak–Pediatric Research Office (PKKA-PRO) FK-KMK UGM menyelenggarakan kegiatan Monitoring Pengambilan dan Pengiriman Sampel Studi Wastewater Surveillance (WS) di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Bali, sebagai bagian dari penguatan kolaborasi riset bersama UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa Provinsi Bali. Kegiatan yang berlangsung pada 29 Juni–1 Juli 2026 ini merupakan bagian dari penelitian bertajuk Deteksi Patogen dengan Potensi Pandemi dalam Air Limbah Perkotaan Sebagai Sistem Peringatan Dini terhadap Adaptasi dan Penularan pada Manusia. Tim PKKA-PRO FK-KMK UGM yang terlibat terdiri atas apt. Shella Syafira Wijayanti, M.Sc., Iskran Dwi Rahmanto, S.Geo., Achmad Dzaky Ramadhani, S.Mat., Billy Thruston, serta mahasiswa pertukaran pelajar Julia Cortis.

Kegiatan monitoring lapangan dilaksanakan pada 30 Juni 2026 bersama tim UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa yang dipimpin oleh dr. Ni Made Rindra Hermawathi, Sp.PK. Monitoring dilakukan di tiga titik pengambilan sampel, yakni Stasiun Pompa Sanur, Inlet IPAL Suwung, dan Stasiun Pompa Kuta. Tim memastikan seluruh tahapan pengambilan sampel berjalan sesuai standar operasional, mulai dari persiapan alat, kalibrasi water quality meter, pelabelan sampel, hingga pencatatan data lapangan menggunakan aplikasi KoboCollect.

Selain itu, tim juga mengevaluasi proses aliquoting, pengelolaan logistik, serta kelengkapan dokumen penelitian. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa proses telah berjalan dengan baik, disertai sejumlah rekomendasi penyempurnaan, seperti peningkatan prosedur desinfeksi alat, penambahan ice pack untuk menjaga rantai dingin, serta optimalisasi pengelolaan logistik dan dokumentasi penelitian.

Pada 1 Juli 2026, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan diskusi evaluasi bersama jajaran teknis dan manajemen UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa. Dalam forum tersebut, tim PKKA-PRO FK-KMK UGM memaparkan hasil monitoring sekaligus mendiskusikan langkah-langkah perbaikan pada proses pengambilan, pengolahan, hingga pengiriman sampel ke Yogyakarta melalui MSA Kargo.

Keberhasilan monitoring tidak terlepas dari sinergi antara PKKA-PRO FK-KMK UGM, UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa, UPTD PAL Provinsi Bali, serta seluruh tenaga teknis, peneliti, dan mitra yang terlibat. Kolaborasi lintas institusi tersebut memperkuat implementasi penelitian Wastewater Surveillance sebagai sistem peringatan dini terhadap penyebaran penyakit infeksi dan ancaman pandemi.

Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan sistem deteksi dini penyakit menular. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui peningkatan kompetensi tenaga laboratorium dan peneliti. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui pengembangan inovasi Wastewater Surveillance. SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin dari kolaborasi antara FK-KMK UGM, laboratorium kesehatan, pemerintah daerah, dan berbagai mitra penelitian. (Kontributor: Iskran Dwi Rahmanto, Dhimas Sholikhul Huda.).