FK-KMK UGM. Center of Health Behavior and Promotion (CHBP), FK-KMK UGM berpartisipasi dalam Kegiatan Layanan Kesehatan Terpadu 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman ke-110 dan Hari Kesehatan Nasional. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026 di Atrium Shinta Sleman City Hall ini mengusung tema “Anak Tumbuh Sehat, Tumbuh Hebat: Kunci Emas di 5 Tahun Pertama” dan menghadirkan berbagai layanan promotif serta edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Partisipasi FK-KMK UGM diwujudkan melalui keterlibatan dalam sesi seminar dan talkshow kesehatan serta layanan konseling yang berfokus pada upaya peningkatan kesehatan keluarga, khususnya perlindungan kesehatan anak pada masa awal kehidupan. Dalam sesi seminar dan talkshow, dosen FK-KMK UGM sekaligus Ketua CHBP FK-KMK UGM, dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D., hadir sebagai narasumber. Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan materi mengenai dampak paparan asap rokok terhadap kesehatan anggota keluarga, terutama anak-anak yang berada pada masa pertumbuhan dan perkembangan.
Materi yang disampaikan menyoroti bagaimana paparan asap rokok di lingkungan rumah dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan pada anak, mulai dari gangguan pernapasan, penurunan kualitas tumbuh kembang, hingga dampak jangka panjang terhadap kualitas hidup. Oleh karena itu, pembentukan lingkungan rumah bebas asap rokok dipandang sebagai langkah penting dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal.
Selain kegiatan edukatif melalui seminar, CHBP FK-KMK UGM juga menghadirkan booth layanan konseling berhenti merokok yang didampingi oleh Tutik Istiyani, S.Sos., anggota tim Quit Tobacco Indonesia. Layanan ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi, edukasi, serta pendampingan awal terkait upaya penghentian kebiasaan merokok.
Tidak hanya itu, layanan konseling gizi juga disediakan dengan pendampingan Isna Nur Qurota A’yun, S.Gz., selaku asisten peneliti CHBP. Melalui sesi ini, masyarakat memperoleh edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang bagi anak, terutama pada periode emas lima tahun pertama kehidupan.
Sebagai media edukasi lanjutan, CHBP turut menyediakan berbagai bahan pembelajaran seperti buku bacaan anak, leaflet edukasi berhenti merokok, serta stiker edukatif yang dapat dimanfaatkan keluarga di rumah. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat proses edukasi kesehatan secara berkelanjutan. Kolaborasi antara FK-KMK UGM dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung promosi kesehatan berbasis masyarakat.
Kegiatan ini mendukung SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui edukasi gizi yang mendorong pemenuhan nutrisi optimal bagi anak pada masa pertumbuhan. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui promosi kesehatan dan upaya pencegahan dampak paparan asap rokok terhadap keluarga. Kegiatan ini juga mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui penyebarluasan informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. Di samping itu, kolaborasi antara FK-KMK UGM dan pemerintah daerah mencerminkan implementasi SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kerja sama lintas sektor dalam pembangunan kesehatan berkelanjutan. (Kontributor: Isna Nur Qurota).




