FK-KMK UGM. Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan Anak dan Remaja serta Promosi Kesehatan (PKKA-PRO) FK-KMK UGM berpartisipasi dalam Measles Analytics Hub (MAH) Annual Meeting 2026 yang berlangsung pada 10–12 Juni 2026 di The Westin Hotel Jakarta. Pertemuan tahunan ini mempertemukan para peneliti, akademisi, pakar kesehatan, organisasi internasional, dan pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk membahas penguatan pengendalian campak, sistem surveilans penyakit, strategi imunisasi, serta pengembangan alat bantu pengambilan keputusan berbasis data.
Dalam kegiatan tersebut, PKKA-PRO FK-KMK UGM diwakili oleh Prof. dr. Jarir At Thobari, D.Pharm., Ph.D., dr. Vicka Oktaria, MPH, Ph.D., FRSPH, dr. Ahmad Watsiq Maula, MPH., dan dr. Risalia Reni Arisanti, M.P.H. Kehadiran tim PKKA-PRO menjadi wujud komitmen FK-KMK UGM dalam memperluas kontribusi akademik di tingkat internasional, khususnya dalam pengembangan kebijakan kesehatan berbasis bukti dan penguatan program kesehatan anak.
Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai sesi presentasi ilmiah, diskusi panel, dan forum kolaboratif yang membahas tantangan serta peluang dalam upaya eliminasi campak secara global. Beragam pendekatan inovatif turut dipaparkan, mulai dari strategi peningkatan cakupan imunisasi, penguatan deteksi dini wabah, hingga pemanfaatan data kesehatan untuk mendukung perencanaan program kesehatan masyarakat yang lebih efektif dan responsif.
Pengembangan alat analitik berbasis data dan pemanfaatan teknologi dalam proses pengambilan keputusan kesehatan juga menjadi salah satu pembahasan penting dalam pertemuan ini. Pendekatan berbasis data dinilai semakin relevan dalam menghadapi tantangan kesehatan global yang semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, sinergi antara institusi akademik, organisasi internasional, dan para pemangku kepentingan menjadi fondasi penting untuk menciptakan sistem kesehatan yang adaptif dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, keikutsertaan PKKA-PRO FK-KMK UGM dalam Measles Analytics Hub Annual Meeting 2026 menunjukkan komitmen institusi untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan jejaring internasional, serta implementasi kebijakan kesehatan berbasis bukti. Melalui forum ini, FK-KMK UGM tidak hanya memperluas kolaborasi global, tetapi juga mempertegas perannya dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya di bidang pencegahan dan pengendalian penyakit menular.
Kegiatan ini mendukung SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui upaya penguatan imunisasi, surveilans penyakit, dan pencegahan campak untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. SDG 4 Pendidikan Berkualitas melalui pertukaran pengetahuan ilmiah dan peningkatan kapasitas peneliti serta praktisi kesehatan. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pemanfaatan teknologi dan pengembangan alat analitik berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan kesehatan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kolaborasi antara institusi akademik, organisasi internasional, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem kesehatan global yang lebih tangguh dan berkelanjutan. (Kontributor: Dhimas Sholikhul Huda).




