FK-KMK UGM Bekali Mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat Melalui Seminar Career Mapping

FK-KMK UGM. Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat (MKM) FK-KMK UGM menyelenggarakan kegiatan Career Mapping pada Februari 2026 sebagai wadah bagi mahasiswa, calon mahasiswa, dan masyarakat umum untuk memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai prospek karier lulusan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini menghadirkan alumni Magister Kesehatan Masyarakat FK-KMK UGM yang telah berkarier secara profesional di Papua dan dimoderatori oleh dosen Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi FK-KMK UGM, dr. Jonathan Hasian Haposan.

Penyelenggaraan Career Mapping merupakan bagian dari komitmen Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat dalam mendukung pengembangan karier mahasiswa sejak dini. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami berbagai peluang profesi yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan di bidang kesehatan masyarakat, sekaligus memperoleh wawasan mengenai kompetensi yang dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja yang terus berkembang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman bahwa lulusan kesehatan masyarakat memiliki peluang karier yang sangat beragam. Selain berkiprah di lingkungan akademik sebagai dosen atau peneliti, lulusan juga dapat mengembangkan karier di sektor swasta, lembaga swadaya masyarakat, organisasi internasional, institusi pemerintah, hingga perusahaan yang bergerak di berbagai bidang pembangunan dan kesehatan.

Salah satu narasumber yang hadir, Dwita Liku La’bi, S.H., M.P.H., membagikan pengalaman perjalanan kariernya sejak masih menjadi mahasiswa hingga berhasil meniti karier profesional. Dalam paparannya, Dwita menjelaskan bahwa perencanaan karier sebaiknya dimulai sejak masa perkuliahan. Menurutnya, mahasiswa perlu mengenali minat, potensi, dan tujuan profesional yang ingin dicapai agar dapat menentukan strategi pengembangan diri yang tepat.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya memanfaatkan berbagai kesempatan selama masa studi, baik melalui kegiatan akademik, organisasi, penelitian, maupun pengembangan keterampilan pendukung lainnya. Pengalaman tersebut dapat menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing lulusan ketika memasuki dunia kerja.

Kegiatan Career Mapping ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan fleksibilitas keilmuan kesehatan masyarakat yang dapat diterapkan dalam berbagai sektor pembangunan. Dengan cakupan kompetensi yang luas, lulusan kesehatan masyarakat memiliki peluang untuk berkontribusi dalam perencanaan program kesehatan, manajemen layanan kesehatan, penelitian, advokasi kebijakan, hingga pengembangan program pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan ini mendukung SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui penyediaan pembelajaran dan pendampingan karier yang membantu mahasiswa mengembangkan kompetensi akademik dan profesional. SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi didukung melalui upaya mempersiapkan lulusan yang memiliki kesiapan kerja, daya saing, dan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja. Selain itu, SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan tercermin melalui kolaborasi antara program studi, dosen, alumni, dan mahasiswa dalam membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung pengembangan karier dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. (Kontributor: Nanda Melania D.).