Dosen FK-KMK UGM Publikasikan Intervensi Latihan Napas Dalam dan CMHN untuk Tingkatkan Konsep Diri Pasien Gangguan Mental

FK-KMK UGM. Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM bersama tim peneliti memublikasikan artikel ilmiah berjudul “Enhancing Self-Concept in Patients with Mental Disorders Through Deep Breathing Exercises and Community Mental Health Nursing Training: A Quasi-Experimental Study” yang terbit dalam Physical Therapy Journal of Indonesia pada tahun 2025. Artikel ini ditulis oleh Dr. Ibrahim Rahmat, S.Kp., M.Kes., Prof. dr. Mohammad Hakimi, Sp.OG(K), Ph.D., Mohammad Hendra Setia Lesmana, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D., Soewadi, dan Kiki Amanda Fatmawati.

Melalui penelitian ini, tim peneliti mengkaji efektivitas kombinasi latihan napas dalam dan pendekatan Community Mental Health Nursing (CMHN) dalam meningkatkan konsep diri pasien dengan gangguan mental. Penelitian dilaksanakan di sepuluh puskesmas yang tersebar di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan melibatkan 235 pasien gangguan mental yang berada pada fase pemeliharaan dan promosi kesehatan.

Studi yang dipublikasikan pada tahun 2025 ini bertujuan mengevaluasi dampak intervensi sederhana namun terstruktur terhadap peningkatan kualitas psikososial pasien. Sebanyak 120 pasien mendapatkan intervensi berupa latihan napas dalam yang dipadukan dengan pendekatan CMHN selama tiga bulan, sedangkan 115 pasien lainnya menjadi kelompok kontrol yang hanya memperoleh pembelajaran mandiri melalui modul edukasi.

Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kelompok yang menerima intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Kombinasi latihan napas dalam dan CMHN terbukti mampu meningkatkan citra diri serta peran diri pasien. Pasien menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam menerima kondisi dirinya, memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi, serta lebih siap untuk menjalin interaksi sosial dengan lingkungan sekitar.

Latihan napas dalam menjadi salah satu komponen penting dalam intervensi ini karena mampu membantu pasien mengelola stres dan menjaga kestabilan emosi. Teknik pernapasan yang dilakukan secara perlahan dan terkontrol diketahui dapat menurunkan tingkat kecemasan, memberikan efek relaksasi, serta membantu pasien menghadapi tekanan psikologis yang sering menyertai gangguan mental.

Sementara itu, pendekatan Community Mental Health Nursing diterapkan melalui pelatihan bagi perawat dan kader kesehatan masyarakat. Melalui pendekatan ini, tenaga kesehatan dan kader dibekali kemampuan untuk memberikan pendampingan kesehatan jiwa berbasis komunitas. Pasien tidak hanya memperoleh edukasi mengenai kesehatan mental, tetapi juga mendapatkan dukungan psikososial yang berkelanjutan dari lingkungan sekitarnya. Dukungan tersebut dinilai penting dalam mempercepat proses pemulihan serta meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.

Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan penanganan gangguan mental tidak hanya bergantung pada terapi klinis, tetapi juga membutuhkan dukungan sosial yang kuat. Pendekatan berbasis komunitas memungkinkan pasien untuk tetap terhubung dengan lingkungan sosialnya sehingga dapat mengurangi isolasi, stigma, dan diskriminasi yang kerap dialami oleh penyandang gangguan mental.

Penelitian ini sejalan dengan SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera diwujudkan melalui upaya peningkatan kesehatan mental, pengurangan beban psikologis, serta peningkatan kualitas hidup pasien gangguan mental. SDG 4 Pendidikan Berkualitas tercermin dari pelatihan dan transfer pengetahuan yang diberikan kepada tenaga kesehatan, kader kesehatan jiwa, pasien, dan keluarga untuk meningkatkan kapasitas dalam mendukung pemulihan kesehatan mental. Selain itu, SDG 10 Berkurangnya Kesenjangan didukung melalui penguatan layanan kesehatan jiwa berbasis komunitas yang membantu mengurangi stigma, diskriminasi, dan ketimpangan akses layanan bagi individu dengan gangguan mental sehingga mereka dapat memperoleh kesempatan yang setara dalam kehidupan sosial dan kesehatan. (Kontributor:  Dr. Ibrahim Rahmat, S.Kp., M.Kes., Prof. dr. Mohammad Hakimi, Sp.OG(K), Ph.D, Mohammad Hendra Setia Lesmana, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D, Soewadi, dan K).