Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM Selenggarakan Pelatihan Hewan Coba Berstandar Etik

FK-KMK UGM. Departemen Farmakologi dan Terapi menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Hewan Coba Laboratorium pada 23–24 Juli 2026 di Departemen Farmakologi dan Terapi FK-KMK UGM. Kegiatan ini diikuti oleh 14 peserta yang terdiri atas peneliti, dosen, teknisi laboratorium, dan mahasiswa pascasarjana dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pelatihan yang telah memasuki penyelenggaraan ke-9 ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam menerapkan prinsip etika, teknik penanganan, serta perawatan hewan coba laboratorium sesuai standar ilmiah guna mendukung penelitian biomedis yang berkualitas, bertanggung jawab, dan berintegritas.

Peserta memperoleh pembekalan mengenai prinsip 3R (Replacement, Reduction, Refinement), standar kesejahteraan hewan, regulasi nasional maupun internasional, hingga teknik penanganan dan perawatan hewan laboratorium yang benar. Hari pertama pelatihan difokuskan pada penguatan aspek konseptual melalui sesi kuliah dan diskusi. Kegiatan diawali dengan sambutan pembukaan oleh Dr. dr. Rul Afiyah Syarif, M.Kes., kemudian dilanjutkan dengan pre-test untuk memetakan pemahaman awal peserta.

Materi pertama disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Eti Nurwening Sholikhah, M.Kes., M.Med.Ed., Sp.KKLP mengenai prinsip-prinsip penggunaan hewan coba dalam penelitian. Selanjutnya, Dr. drh. Pamungkas Bagus Satriyo, Ph.D. memberikan dua materi mengenai pengenalan hewan coba laboratorium serta manajemen pemeliharaan dan breeding untuk penelitian biomedis. Pembahasan kemudian dilanjutkan oleh dr. Dwi Aris Agung Nugrahaningsih, M.Sc., Ph.D. yang menjelaskan prinsip penanganan hewan coba laboratorium sesuai standar etik. Sementara itu, Prof. Dr. dr. Dicky Moch. Rizal, M.Kes., Sp.And., AIFM memaparkan teknik penanganan hewan coba dalam proses isolasi sel. Seluruh sesi berlangsung interaktif dengan diskusi yang memperkaya wawasan peserta mengenai praktik penelitian pra-klinik yang sesuai kaidah ilmiah.

Memasuki hari kedua, peserta memperoleh pengalaman belajar yang lebih aplikatif melalui kunjungan ke fasilitas laboratorium dan area breeding hewan coba, serta mengikuti berbagai sesi praktikum. Kegiatan diawali dengan pengenalan fasilitas pemeliharaan hewan laboratorium, kemudian dilanjutkan dengan materi dari dr. Hanggoro Tri Rinonce, Ph.D., Sp.PA(K) mengenai penanganan sampel hewan coba untuk pemeriksaan lanjutan.

Pada sesi praktikum, peserta mempelajari berbagai teknik dasar penanganan hewan coba, mulai dari restraining, konversi dosis, penggunaan sonde, teknik injeksi, hingga persiapan tindakan di bawah bimbingan Dr. drh. Pamungkas Bagus Satriyo, Ph.D. Selanjutnya, Dr. dr. Ratna Dewi Puspita, M.Sc. memandu peserta dalam proses penyiapan sampel untuk isolasi sel. Pelatihan kemudian ditutup dengan praktikum teknik sacrifice serta penyiapan sampel untuk pemeriksaan lanjutan yang dipandu oleh dr. Dwi Aris Agung Nugrahaningsih, M.Sc., Ph.D.

Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan kualitas penelitian yang berkontribusi pada pengembangan terapi yang aman dan efektif. SDG 4 Pendidikan Berkualitas diwujudkan melalui peningkatan kompetensi peneliti, dosen, laboran, dan mahasiswa dalam penelitian biomedis. SDG 9 Industri, Inovasi, dan Infrastruktur didukung melalui penguatan kapasitas riset, penerapan standar etik, serta pengembangan inovasi penelitian yang berkualitas dan berkelanjutan. (Kontributor: Muhammad Taufan, Nimas Bella Puspita).