FK-KMK UGM. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Kedokteran Universitas Sumatra Utara (USU). Kunjungan diterima pada Kamis-Jumat, 22-23 Oktober 2026 di Grha Wiyata dan KPTU FK-KMK UGM. Melalui studi banding ini, FK-KMK UGM berbagi wawasan kepada FK USU terkait tata kelola dan inovasi pendidikan sarjana dan profesi kedokteran, Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS), hingga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada hari pertama, tim dari FK-KMK UGM sekaligus Ketua Program Studi Kedokteran, Prof. dr. Eggi Arguni, M.Sc., Ph.D., Sp.A(K)., memaparkan tata kelola dan inovasi pendidikan sarjana dan profesi kedokteran. Beberapa wawasan yang didiskusikan antara lain pengelolaan kegiatan akademik pada program sarjana dan profesi, inovasi pembelajaran dan asesmen dalam pendidikan kedokteran, hingga digitalisasi sistem pelaporan hasil belajar mahasiswa.
Bersama dr. Yoyo Suhoyo, M.Med.Ed. PhD selaku Ketua Tim Asesmen Program Studi Kedokteran FK-KMK UGM, Prof. Eggy turut memperkenalkan sinkronisasi pelaksanaan stase dengan kalender akademik dan tata kelola pelaporan nilai pada Program Studi Profesi Dokter. Diskusi juga membahas penetapan maupun pengelolaan dan evaluasi wahana pendidikan klinis, serta tata kelola program pendidikan bergelar mencakup kurikulum, kemitraan internasional, pengakuan kredit, mobilitas mahasiswa, hinga penjaminan mutu.
Studi banding pada hari kedua mengeksplorasi tata kelola dan inovasi PPDS, serta penelitian, pengembangan, dan pengabdian kepada masyarakat yang dijalankan oleh FK-KMK UGM. Pada sesi pertama, Wakil Dekan Bidang Kerjasama, Alumni, dan Pengabdian Kepada Masyarakat FK-KMK UGM, Dr. dr. Sudadi, SpAn-TI, Subsp.N.An(K), berbagi wawasan tentang sistem pengelolaan kegiatan akademik pada PPDS, inovasi pembelajaran dan asesmen, serta digitalisasi sistem pelaporan hasil belajar mahasiswa PPDS. dr. Ahmad Hamim Sadewa, Ph.D selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FK-KMK UGM turut menjelaskan sistem pelaksanaan stase, tata kelola pelaporan nilai PPDS, hingga penetapan, pengelolaan, dan evaluasi wahana pendidikan klinis.
Sesi kedua menghadirkan Asisten Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM, dr. Indra Tri Mahayana, Ph.D., Sp.M. yang mendiskusikan berbagai penelitian fakultas, termasuk hilirisasi penelitian, inovasi, pengelolaan hak kekayaan intelektual, dan kolaborasi industri. dr. Hanggoro Tri Rinonce, Ph.D., Sp.PA(K) selaku Ketua LERES FK-KMK UGM turut memperkenalkan LERES sebagai unit pengembangan dan inovasi media ajar, manekin, dan instrumentasi medis di bawah koordinasi Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengembangan FK-KMK UGM.
Sementara itu, Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes dari tim Pengabdian kepada Masyarakat menerangkan tata kelola pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan FK-KMK UGM, khususnya pengembangan dan pelaksanaan program desa binaan. Studi banding ditutup dengan kunjungan oleh tim FK USU ke beberapa fasilitas FK-KMK UGM, seperti skills lab, perpustakaan, dan ruang kuliah.
Penerimaan studi banding FK USU merupakan wujud kontribusi FK-KMK UGM dalam mencapai Sustainable Development Goals, yaitu pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi antarperguruan tinggi dalam berbagi inovasi tata kelola serta kurikulum pendidikan kedokteran. Selain itu, pemaparan aspek pengabdian masyarakat dan hilirisasi penelitian turut mendukung pencapaian SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan mutu pendidikan tinggi kesehatan dan dampak pengabdian bagi masyarakat secara berkelanjutan. (Penulis: Citra/Humas).


